12 Hari Terakhir Sekda Melawan Korona

1105
Sekda Kabupaten Pasuruan Agus Sutiadji dalam Rapat Kerja dengan Pansus Covid-19 di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (13/4/2020).

Pasuruan (WartaBromo.com)- Hearing Pansus Covid-19 Kabupaten Pasuruan bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD setempat mengungkap sisi lain seorang sekretaris daerah (Sekda) Agus Sutiadji.

Pejabat yang telah puluhan tahun malang melintang di birokrasi ini dijadwalkan segera pensiun. Terhitung sejak Senin (13/04/2020), masa kerjanya tinggal 12 hari lagi.

“Mulai hari ini saya sudah termasuk manula (manusia usia lanjut, Red). Saya sudah 60 tahun. Hari ini (Senin, 13/04/2020) tepat tanggal lahir saya,” kata Agus Sutiadji di sela paparan di hadapan Pansus DPRD setempat.

Kendati tinggal menyisakan 12 hari lagi, pejabat yang dikenal lowprofile ini menegaskan komitmennya untuk bersama-sama memerangi korona.

“Tapi walaupun tinggal 12 hari lagi, saya ingin memanfaatkannya untuk bersama-sama memerangi korona,” tegas Sekda yang disambut tepuk tangan semua yang hadir.

Sekda bilang, saat awal dulu komposisi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 berada di bawah komando dirinya. Bersama Wakapolres, Kasdim, dan unsur lainnya, ia bersama-sama menyusun langkah guna mencegah penyebaran Covid-19 ini.

Akan tetapi, sejak akhir Maret lalu, komposisi gugus tugas berubah. Dari yang semula dikomandoi dirinya, digeser di bawah kendali langsung kepala daerah.

Komposisinya pun lebih lengkap. “Kalau di provinsi ada gubernur, di kota atau kabupaten ada bupati dan wali kota. Wakilnya terdiri dari Kapolres, Kajari, Ketua Dewan, Dandim dan juga unsur yang lain.

“Kenapa selengkap itu, agar persoalan ini bisa cepat diatasi. Tapi, ini juga tidak akan efektif tanpa melibatkan peran aktif masyarakat,” terangnya.

Karena itu, dalam kesempatan tersebut, Sekda pun mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama memerangi virus yang telah merenggut banyak nyawa itu.

Kendati sudah ada gugus tugas yang dibentuk pemerintah, hal itu tidak akan berjalan efektif tanpa peran serta masyarakat secara luas.

“Semua elemen harus terlibat. Karena ini persoalan kita bersama. Kalau tidak begitu, akan sulit ditangani,” jelas Sekda.

Hearing yang dibuka Ketua DPRD, Sudiono Fauzan dengan dihadiri wakil pimpinan dewan itu memang digelar guna membahas strategi tim gugus tugas dalam rangka penanganan Covid-19. Selain anggaran, beberapa program terkait penanganan warga terdampak juga dibahas dalam forum ini. (tof/asd)