DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan Peduli Pencegahan Covid-19

1137
PENYERAHAN KE PK: Ketua DPD Golkar, Udik Djanuantoro bersama Wakil Ketua DPRD, Rias Judikari Drastika menyerahkan bantuan alat cuci tangan, masker, hand sanitizer dan sembako kepada para pengurus PK se Kabupaten Pasuruan.

Pasuruan (Wartabromo.com) – DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan melakukan aksi nyata. Di saat masyarakat Kabupaten Pasuruan menanti bantuan, DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan hadir menyapa mereka. Golkar ikut peduli dalam pencegahan Covid 19.

Mereka bergerak bersama para Pengurus Kecamatan (PK) se Kabupaten untuk bisa turun sampai ke masyarakat desa.
Kepedulian Golkar Kabupaten Pasuruan ini sudah berlangsung beberapa pekan lalu. Dan masih berlanjut sampai saat ini.

Ribuan hand sanitizer, ribuan masker dan ratusan tempat cuci tangan disalurkan merata ke seluruh pelosok kecamatan dan desa. Bahkan, yang dinanti masyarakat berupa Sembilan bahan pokok (sembako) juga ikut diserahkan buat fakir miskin dan janda tua.

TERIMA KASIH GOLKAR: Para warga mendapatkan bantuan beruba sembako dan alat cuci tangan, masker dan hand sanitizer yang diserahkan pengurus Golkar di tingkat kecamatan atau PK.

Seluruh paket bantuan ini diserahkan Ketua DPD Partai Golkar, Udik Djanuantoro IR kepada seluruh PK. Penyerahan dilakukan di basecamp (rumah Udik) di Sumurwaru, Nguling. Agar bantuan tepat sasaran, seluruh pengurus PK sudah mendata seluruh warga yang berhak menerima di wilayah masing-masing.

“Kami hadir ke masyarakat, ikut hadir dalam mendukung pencegahan Covid-19. Kami juga memberikan solusi. Minimal membantu meringankan beban masyarakat dalam bentuk sembako,” tegas Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan, Udik Djanuantoro IR, kemarin.

SAMPAI LERENG GUNUNG: Pengurus PK Partai Golkar Tosari menyerahkan bantuan sampai ke Desa Ngadiwono, sebuah desa di lereng Gunung Bromo.

Penyerahan bantuan kepada PK ini juga disaksikan pengurus Partai Golkar yang juga Wakil Ketua DPRD, Rias Judikari Drastika. Rias bahkan ikut serta membagikan ke beberapa kecamatan sampai ke desa-desa. Kepada Pengurus Kecamatan, Udik berpesan agar distribusi sembako, tempat cuci tangan, ribuan hand sanitizer dan masker bisa tepat sasaran.

“Para pengurus PK juga bertugas untuk membantu distribusi kepada masyarakat dan orang-orang tidak mampu,” tegasnya.

HAND SANITIZER: Salah satu produk Hand Sanitizer yang didistribusikan DPD Partai Golkar untuk warga Kabupaten Pasuruan.

Untuk pembuatan masker, cuci tangan dan hand sanitizer, DPD Partai Golkar memaksimalkan jasa para UKM-UKM terdekat. Seperti  tempat cuci tangan. Semua produk ini buah karya dari anak-anak muda di Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan. Proses mendistribusikannya juga melibatkan AMPG Kabupaten Pasuruan.
Kemudian, ribuan masker, lanjut Udik, juga melibatkan para penjahit dari Lekok dari Kecamatan Lekok dan Rejoso.

TEMPAT CUCI TANGAN: Pengurus PK sudah menyerahkan tempat cuci tangan yang bisa dinikmati warga Kabupaten Pasuruan.

“Untuk bantuan sembako untuk sementara kami sediakan 1.000 paket. Ini untuk masyarakat miskin, para janda dan yang paling membutuhkan,” tegasnya.

Para pengurus PK sendiri sudah beberapa hari bergerak. Bahkan, sampai ke pelosok desa dan lereng gunung Bromo. Seperti dilakukan PK Tosari. Mereka sudah membagikan ke beberapa desa, seperti Ngadiwono, Tosari. Hal ini menunjukkan keseriusan mesin-mesin partai Golkar tetap hadir untuk menyapa masyarakat yang membutuhkan.

“Kita tidak hanya hadir saat kami butuh suara mereka saja. Kami tidak hanya hadir saat kampanye. Tapi kami hadir saat mereka mengalami kesulitan dan membutuhkan,” tegas salah satu pengurus PK.

Golkar Kabupaten Pasuruan juga ikut memberikan support kepada para peternak sapi di wilayah Kecamatan Grati dan Lekok. Karena bagaimanapun juga, mereka juga ikut terdampak dari wabah Covid-19 ini.

Hal ini dilakukan Golkar agar mereka tetap semangat dalam bekerja dengan tetap menggunakan masker dan membawa hand sanitizer.
Untuk itu, Rias Judikari Drastika ingiin memastikan para perangkat desa juga menggunakan masker dg baik.
“Kami turun ke pemerintahan desa untuk memastikan seluruh perangkat desa memakai masker. Biar mereka tetap menjaga kesehatan,” tegas Rias Judikari Drastika. (day/*)