Bakul Pecel Sumbangkan Tabungan Umrah untuk Tangani Covid-19

2222

Mayangan (wartabromo.com) – Seorang penjual nasi pecel di Kota Probolinggo, menyumbangkan tabungan umrahnya pada pemerintah. Ia tergugah mendukung untuk penanganan pandemi Covid-19.

Kondisi perekonomian Sunarsih, wanita 55 tahun asal Kademangan, memang bukan tergolong kaya. Namun ketulusan hatinya untuk membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19, tak perlu diragukan lagi.

Ia rela menyumbangkan tabungan umrah miliknya, sebagai dukungan penanganan Covid-19. Tabungan itu berupa koin pecahan Rp 1.000. Yang dikumpulkannya selama tiga tahun belakangan.

“Saya tergugah untuk menyumbangkan tabungan ini, setelah menonton berita tv. Seorang anak menyumbangkan tabungan dari uang sakunya, untuk penanganan Covid-19,” katanya, ditemui di Lobby Pemkot Probolinggo, Senin (20/4/2020).

Mulanya Sunarsih bingung. Harus menyumbangkan ke mana, hasil jerih payahnya itu. Lalu, Ia mencoba untuk langsung memberikan pada pemerintah setempat.

“Saya takut kena tipu, kalau salah menyalurkan,” imbuhnya.

Mengendarai motor miliknya, Sunarsih menyerahkan sendiri, tabungan receh miliknya. Sejatinya, tabungan itu akan digunakan untuk ibadah umrah. Namun kondisi saat ini disadari tak memungkinkan untuk laksanakan ibadah umrah.

Alasan kemanusiaan juga menjadi dasar Sunarsih memilih menyumbangkan tabungannya agar dapat digunakan untuk tim kesehatan, garda terdepan penanganan Covid-19.

Sehari-hari, Sunarsih berjualan nasi pecel di kawasan Kademangan. Pada kondisi normal, tak kurang dari 5 kilogram beras ludes terjual. Namun saat ini, selama wabah Covid-19, 3 kilogram beras pun tak habis.

“Pokoknya saya ikhlas sumbangkan uang di celengan itu. Urusan rezeki nanti pasti ada lagi,” tandasnya.

Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, menerima langsung sumbangan uang koin itu di ruang transit tamu VVIP Pemkot Probolinggo.

Wali Kota Hadi mengungkapkan bangga dan terlihat haru atas aksi sosial yang dilakukan pedagang nasi pecel itu. “Berapapun jumlahnya bukan masalah, tapi niatnya yang tulus membuat kami bangga. Ibu Sunarsih sampai rela kehilangan biaya umrahnya, dengan menyumbang untuk penanganan Covid-19,” kata Wali Kota. (lai/saw)