Covid-19 di Tengah Ramadan, Wamenag: Sebaiknya Agenda Ziarah Kubur Ditiadakan

2488
Sejumlah warga Probolinggo tengah berziarah di sebuah pemakaman. (foto sebagai ilustrasi)

Jakarta (WartaBromo.com) – Wakil Menteri Agama meminta warga tak melakukan ziarah kubur jelang dan saat Ramadan. Sebab, wabah Covid-19 di Indonesia masih belum membaik.

“Mengingat pandemi wabah COVID-19 sampai dengan bulan Ramadan kemungkinan besar belum mereda, sebaiknya agenda ziarah kubur ditiadakan dan diganti dengan berdoa dari rumahnya masing-masing,” jelas Zainut Tauhid Sa’adi, Wamenag dalam keterangan resminya.

Menurut Zainut, berdoa dari rumah untuk keluarga yang sudah tiada, cukup untuk mengganti ziarah kubur. Sehingga, warga sementara tak perlu untuk ke makam dalam kondisi saat ini.

“Insyaallah nilai pahalanya tidak berkurang sedikit pun,” lanjutnya.

Selain mengingatkan soal meniadakan ziarah kubur, Wamenag juga mengimbau warga menyegerakan zakat fitrah. Jika biasanya zakat fitrah dibayarkan mendekati akhir Ramadan, di situasi pandemi Covid-19, bisa diawalkan.

“Sebaiknya dibayarkan pada awal bulan Ramadan dan tidak harus menunggu sampai akhir Ramadan,” tandasnya.

Sekadar diketahui, menurut hisab dari Muhammadiyah, 1 Ramadan jatuh pada tanggal 24 April 2020. Sementara itu, Kementerian Agama rencananya akan melakukan rukyatul hilal pada Kamis (23/04/2020) untuk menetapkan awal Ramadan. (may/ono)