Anggaran KONI Kena Kepras, Tunggakan Reward Atlet Dipastikan Tetap Dibayarkan

1028

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dana hibah untuk KONI Kota Pasuruan turut terimbas kebijakan realokasi dan refocusing kegiatan Pemkot Pasuruan. Namun demikian, tunggakan reward untuk atlet tahun lalu akan dicairkan.

Ketua KONI Kota Pasuruan, Herman Suyanto mengatakan, total dana hibah untuk KONI pada tahun ini sekitar Rp 7 miliar. Kemudian dengan adanya refocusing kegiatan, anggaran itu dikurangi sebesar Rp 4 miliar, sehingga sisa anggaran KONI berkisar Rp 3 miliar.

Pada tahun lalu ada reward untuk sejumlah atlet yang belum terbayarkan. Menurut Herman, tahun ini reward terutang tersebut dipastikan segera diberikan.

Sementara alokasi anggaran untuk reward atlet yang sudah direncanakan adalah sebesar Rp 720 juta, namun setelah adanya refocusing kegiatan, anggaran tersebut berkurang jadi Rp 600 juta.

“Tetap akan berikan tahun ini. Nanti bersamaan dengan pengukuhan pengurus KONI,” kata Herman.

Anggaran tersebut rencananya akan dicairkan dalam dua termin. Termin pertama, untuk tunggakan reward atlet tahun 2019. Termin kedua, untuk reward atlet tahun 2020.

Sampai saat ini, berdasar data KONI, ada 14 Cabor di tahun 2019 yang masih terhutang. Sedangkan untuk jumlah atlet dari 14 Cabor tersebut, KONI masih melakukan pendataan.

“Atlet diberi reward berdasarkan prestasi tertinggi. Jadi kalau ada atlet yang pada tahun 2019 mendapat juara tingkat provinsi dan nasional, maka yang akan ia dapatkan reward untuk juara nasional,” kata Herman. (tof/ono)

.

.

.