Sekelompok ABG Asal Winongan Dimassa di Kejayan, Begini Ceritanya

4670

Kejayan (WartaBromo.com) – Sekelompok anak baru gede (ABG) menjadi bulan-bulanan warga Desa Tundosoro, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (03/05/2020) ini diduga karena konflik antar komunitas ABG.

Kanit Reskrim Polsek Kejayan, Aipda Agung Darmawan menjelaskan, kekerasan ini dialami remaja asal Kedung Banger, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan,

Peristiwa dilatarbelakangi adanya dugaan pelecehan logo kaos milik komunitas ABG asal Kedung Banger.

Logo itu dikatakan, diinjak-injak oleh kelompok pemuda yang diperkirakan dilakukan kelompok muda Desa Tundosoro. Mencoba menyelesaikan masalah tersebut, sejumlah remaja Kedung Banger mendatangi Desa Tundosoro.

“Mereka mengaku mau klarifikasi ke pemuda di Tundosoro,” terang Agung

Para remaja dari Kedung Banger ini diketahui datang beramai-ramai. Namun kedatangan mereka langsung dihalau oleh warga Desa Tundosoro. Karuan para remaja ini langsung kocar-kacir.

Warga mulanya mengamankan 2 remaja berinisial SR (16) dan SYT (16), rombongan dari Kedung Banger. Kemudian warga mengejar sebagian lainnya, hingga 9 remaja lagi diamankan di wilayah Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Mereka kemudian dibawa ke Tundosoro.

Ketika itu, para remaja ini sempat menjadi sasaran bogem mentah warga. Belasan remaja ini kemudian dibawa ke Kantor Desa Tundosoro dan selanjutnya diamankan di Polsek Kejayan.

Tadi pagi, 9 remaja yang ditangkap di wilayah Kecamatan Pasrepan, oleh Polsek Kejayan diserahkan ke Polsek Pasrepan. Sementara 2 remaja yang ditangkap di wilayah Kejayan, permasalahan mereka diselesaikan di Polsek Kejayan.

“Mereka sudah dipulangkan. Tadi juga sudah dibuatkan surat pernyataan damai antar kedua belah pihak,” imbuh Agung. (tof/ono)