Stok Melimpah, Kabupaten Probolinggo Pasok Beras Premium ke Jakarta

1641

Probolinggo (wartabromo.com) – Pasokan pangan berupa beras di Kabupaten Probolinggo dipastikan aman selama lebaran. Bahkan beras jenis premium dibagikan untuk warga DKI Jakarta.

Saat ini, Perum Bulog Subdivre Probolinggo mempunyai stok beras sebanyak 16 ribu ton. Stok itu, untuk 3 wilayah, yakni Kabupaten/Kota Probolinggo dan Kabupaten Lumajang. Khusus Kabupaten Probolinggo tersedia sebanyak 13 ribu ton.

Sementara untuk pengadaan pangan berupa beras di Bulog Subdivre Probolinggo sebanyak 1.700 ton. Terinci dalam bentuk gabah kering giling sebanyak 300 ton dan beras sebanyak 1.400 ton. “Stok aman untuk tiga bulan. Termasuk selama Ramadan dan Idul Fitri,” kata Kepala Perum Bulog Subdivre Probolinggo Krisna Murtiyanto pada Senin, 18 Mei 2020.

Bahkan Bulog Subdivre Probolinggo memasok beras bantuan Presiden Joko Widodo untuk DKI Jakarta sebanyak 1.300 ton beras premium. Dari total pesanan sebanyak 10 ribu ton untuk seluruh wilayah kerja Bulog Kantor wilayah Jatim. Beras itu merupakan hasil produksi Probolinggo terbaru.

“Jadi, cadangan beras di Bulog Subdivre Probolinggo masih cukup, meski beras yang ada dikirim ke luar daerah. Dengan adanya perkembangan di Probolinggo, bahwasanya stok beras masih kondisi aman,” terangnya.

Selain beras, stok gula pasir yang tersedia kurang lebih sebanyak 50 ton. Itu pun masih akan ditambah pasokan sekitar 75 ton dari pusat. Sehingga total akan tersedia 125 ton selama 3 bulan.

Pada bulan ini, Bulog Subdivre Probolinggo telah melayani pembelian paket dari Pemerintah Kabupaten maupun Kota Probolinggo sejumlah 30 ribu kilogram. Selain stok yang masih ada, Bulog Probolinggo juga mendapat kiriman dari Bulog Cabang Surabaya Utara.

Untuk tepung terigu, ada stok 1.724 kilogram. Kesediaan minyak goreng sebanyak 55.980 liter. “Mencukupi untuk kebutuhan pasar dan siap sewaktu waktu bila terjadi kenaikan harga yang tidak terkendali. Langsung melakukan operasi pasar,” tandas Krisna.

Tercukupinya stok beberapa jenis sembako, diharapkan membuat warga tenang. Tidak ada gelombang aksi borong (panic buying) selama pandemi corona berlangsung. Apalagi stok itu, tidak hanya aman untuk 3 bulan saja, melainkan selama setahun.

“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan menyambut lebaran di tengah pandemi Covid-19,” kata Wakil Bupati Probolinggo HA. Timbul Prihanjoko.

Harapannya, masyarakat tetap tenang, menjaga kesehatan dan yang terpenting adalah tetap mematuhi protokol kesehatan, agar dapat menekan penyebaran wabah Covid-19. (saw/saw)