Dirawat di Sidoarjo, Warga Gempol Positif Covid-19

2155
Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya .

Pasuruan (WartaBromo.com) – Perempuan asal Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, dinyatakan Positif Covid-19.P Pasien berjenis kelamin perempuan (40) tersebut saat ini dirawat di RS Mitra Keluarga Waru, Sidoarjo.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, warga Gempol ini terpapar virus corona berdasarkan swab test yang keluar pada Senin (25/5/2020), hari ini dengan hasil positif.

“Sore tadi kami mendapatkan informasi dari Pemprov Jatim yang menyatakan, bahwa 1 warga Gempol dinyatakan Positif Covid-19,” kata Anang.

Hanya saja, untuk detail informasi terkait pasien ini, Anang mengaku tidak menerima data dengan lengkap. Gugus tugas hanya mendapatkan informasi, jika perempuan dari Kecamatan Gempol terkonfirmasi Covid-19 dan dalam kondisi tanpa gejala (OTG/orang tanpa gejala).

“Maka dari itu, kami juga tidak bisa menjelaskan secara terperinci tentang informasi ini,” kata dia.

Hingga kini, apabila dikalkulasi, jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 77 orang. Terdiri dari 12 warga Bangil, 12 warga Beji (1 sembuh), 10 warga Gempol (1 sembuh), 2 warga Gondangwetan (1 sembuh), 2 warga Grati, dan 5 warga Kraton,

Selain itu 1 warga Lekok, 1 warga Lumbang (sembuh), 2 warga Nguling, 7 warga Pandaan, 1 warga Pasrepan, 5 warga Prigen, 1 warga Purwodadi, 2 warga Purwosari, 5 warga Puspo (1 sembuh), 2 warga Rejoso, 6 warga Rembang (2 sembuh), serta 1 warga Tutur.

“Kemarin ada 1 pasien PDP yang meninggal dan swab-nya positif, sehingga datanya menjadi pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia bersama 3 orang lainnya, yakni 1 warga Gempol, 1 warga Tutur, dan 1 warga Pandaan,” ungkap Anang.

Anang juga menjelaskan seputar jumlah PDP yang pada hari ini juga terdapat 5 orang. Di antaranya 1 orang perempuan (50) dari Sukorejo yang hari ini meninggal dunia dengan hasil rapid non reaktif.

PDP baru juga pada bayi perempuan berusia 6 bulan dari Beji dengan keluhan kejang, demam tinggi; laki-laki (79) dari Grati dengan diagnosis pneumonia dan rapid reaktif.

Kemudian PDP dicatat terhadap laki-laki (52) dari Pohjentrek dengan diagnosis pneumonia dan suspek TBC; serta laki-laki (66) dari Prigen dengan diagnosis pneumonia dan CHF atau gagal jantung kongestif.

“Ada satu PDP dari Grati yang memiliki riwayat bepergian dari daerah pandemi dan setelah di-rapid hasilnya positif. Seluruhnya dirawat di RSUD Bangil mulai hari ini,” jelasnya.

Dengan 5 PDP pada hari ini, maka jumlah untuk keseluruhannya mencapai 127 orang. Sedangkan jumlah ODP (orang dalam pemantauan) sampai sore ini mencapai 272 orang. (mil/ono)