Data 5 Positif Covid-19 Kota Probolinggo Dihapus, Dipindahkan ke Kabupaten

1217

Probolinggo (wartabromo.com) – Sebanyak 5 pasien positif Covid-19 yang ditangani Pemkot Probolinggo ‘dimutasi’ ke Pemkab Probolinggo. Bertugas di fasilitas kesehatan Kabupaten Probolinggo, jadi alasan data kelima pasien dihapus dan dipindahkan.

Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Probolinggo, HM. Soufis Subri mengakui kelimanya merupakan warga Kota Probolinggo. Namun, mereka yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan (nakes) tersebut, bekerja di instansi milik daerah tetangganya.

“Kelimanya nakes di fasilitas kesehatan di Kabupaten Probolinggo. Mulai rapid test, karantina, hingga swab terhadap kelima nakes itu sudah ditangani Pemkab Probolinggo. Jadi wajar kalau sekarang ada migrasi data dari kota ke kabupaten,” ujar Subri kepada sejumlah wartawan yang mengikuti video conference (vidcon), Selasa, 26 Mei 2020.

Dengan perpindahan data pasien itu, kata Subri, kini Kota Probolinggo tercatat ada 13 pasien positif Covid-19. Sebelumnya pasien positif direkam sebanyak 19 orang.

“Ada 6 nakes yang bertugas di Kabupaten Probolinggo, seorang di antaranya meninggal dunia. Sehingga tinggal 5 yang datanya kami migrasi ke kabupaten,” ungkap Subri.

Sejauh ini, ada 8 orang yang sudah dinyatakan sembuh. Termasuk 2 dokter spesialis kandungan (Obgyn). Sampai hari ini, dikatakan oleh Subri, masih terdapat 5 pasien positif yang dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo.

“Dua orang di antaranya hasil swab pertamanya negatif. Mudah-mudahan swab kedua juga negatif, sehingga yang dirawat tinggal 3 orang,” harap pria yang juga Wakil Wali Kota Probolinggo itu.

Menghadapi fase kenormalan baru (new normal) yang didengungkan pemerintah pusat, pihaknya akan bekerjasama dengan TNI dan Polri. Salah satunya dengan membentuk meluncurkan kampung tangguh. “Tiap kelurahan membentuk kampung tangguh menyangkut imunitas (kesehatan) dan ekonomi,” tandas politisi Partai Demokrat itu. (saw/ono)