Berada di RSUD Sidoarjo, 2 Warga Gempol Dilaporkan Positif Covid-19

1421
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Rabu (27/5/2020), ada 2 Warga Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dinyatakan positif Covid-19. Mereka adalah perempuan berusia 43 tahun dan laki-laki 46 tahun, merupakan pasien RSUD Sidoarjo.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, kedua warga Gempol ini terpapar virus corona berdasarkan swab test yang keluar hari ini.

“Sore tadi kami mendapatkan informasi dari Pemprov Jatim yang menyatakan, bahwa 2 warga Gempol dinyatakan positif Covid-19,” kata Anang.

Hanya saja, untuk detail informasi terkait pasien ini, Anang mengaku tidak menerima data dengan lengkap. Pihaknya sebatas mendapatkan informasi, bahwa kedua warga Gempol terkonfirmasi Covid-19 dan dalam kondisi tanpa gejala (OTG/orang tanpa gejala), yang saat ini dirawat di RSUD Sidoarjo.

“Maka dari itu, kami juga tidak bisa menjelaskan secara terperinci tentang informasi ini,” ucapnya.

Hingga kini, jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 79 orang. Mereka di antaranya 12 warga Bangil, 12 warga Beji (1 sembuh), 12 warga Gempol (1 sembuh), 2 warga Gondangwetan (1 sembuh), dan 2 warga Grati.

Lalu pasien positif pada 5 warga Kraton, 1 warga Lekok, 1 warga Lumbang (sembuh), 2 warga Nguling, 7 warga Pandaan, 1 warga Pasrepan, serta 5 warga Prigen.

Selanjutnya positif juga terhadap 1 warga Purwodadi, 2 warga Purwosari, 5 warga Puspo (1 sembuh), 2 warga Rejoso, 6 warga Rembang (2 sembuh), dan 1 warga Tutur.

“Kemarin ada 1 pasien PDP yang meninggal dan swab-nya positif, sehingga datanya menjadi pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia bersama 3 orang lainnya, yakni 1 warga Gempol, 1 warga Tutur, dan 1 warga Pandaan,” jelas Anang.

Anang juga menjelaskan seputar jumlah PDP yang pada hari ini juga ada 1 orang dari Kecamatan Purwodadi. Dengan 1 PDP Covid-19 pada hari ini, maka jumlah untuk keseluruhannya mencapai 129 orang.

Sedangkan jumlah ODP (orang dalam pemantauan) sampai sore ini mencapai 272 orang. (mil/ono)