Diduga Duplikat, Akun FB Ini Hina Wali Kota Probolinggo

4733

Probolinggo (wartabromo.com) – Polisi memburu pembuat akun facebook dengan nama Riko Riko. Akun ini didapati menghina dan menebar kebencian terhadap Wali Kota Probolinggo.

Komentar pedas disertai hinaan dan ujaran kebencian itu, ditulis pemilik akun pada Kamis malam (28/05/2020). Saat itu, ada sebuah postingan terkait banjir di Kota Probolinggo. Di mana Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin tengah memantau banjir yang melanda wilayahnya.

Namun, akun Riko Riko berkomentar pedas dengan menyebut Wali Kota Probolinggo dan Satpol PP ‘Tolol dan Goblok’. Akun itu telah diperingatkan oleh teman medsosnya. Tetapi hinaannya semakin menjadi-jadi. Akun tersebut justru membalas komentar dengan menuliskan ‘Bilang sama junjunganmu si walikota pekok dan satpol pp goblok saya tidak tidak takut diciduk demi menyuarakan kebenaran’.

Malam itu, anggota Satpol PP Kota Probolinggo mendatangi rumah terduga pelaku di Kelurahan Kademangan. Tetapi terduga pelaku tidak ditemukan di rumah tersebut. Satu truk personel penegak Perda itu pun balik ke Mako Satpol PP.

“Malam itu kami langsung mendatangi rumahnya, bermaksud melakukan pengamanan karena yang dihina Wali Kota dan Satpol PP,” terang Kasatpol PP Kota Probolinggo, Agus Efendi, Jumat (29/05/2020).

Satreskrim Polres Probolinggo Kota yang mendapatkan laporan kemudian memeriksa pemilik akun asli berinisial G.N. Dari hasil penyelidikan sementara tidak ditemukan notifikasi komentar pada akun asli tersebut.

“Setelah kami periksa ternyata akun yang melakukan penghinaan dan ujaran kebencian kepada Wali Kota adalah duplikat. Kami masih memburu pembuatnya, kami akan meminta bantuan tim Cyber Polda Jatim,” kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP. Heri Sugiono.

Oleh polisi, G.N masih menjadi saksi atas kasus ujaran kebencian tersebut. Sebab, kasus penghinaan kepada Wali Kota Probolinggo ini, merupakan yang kedua kalinya dalam 2 bulan terakhir. “Masih saksi,” kata AKP Heri.

Walau polisi memburu pembuat akun duplikat, Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin mengatakan tidak akan memperpanjang kasus tersebut. “Kalaupun yang bersangkutan pelakunya, saya tetap memaafkan. Semoga saya bisa tetap bersabar menghadapi hal demikian,” ujarnya.

Wali Kota Probolinggo hanya meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam bermedia sosial. Selain menjaga diri dari ujaran kebencian dan penghinaan, password akun harus lebih terjaga agar tidak disalahgunakan orang lain.

“Karena ke depan bukan tidak mungkin akan banyak bermunculan penghinaan yang sama di medsos,” tegas Wali Kota Hadi di Mako Polres Probolinggo Kota. (saw/ono)