Masih Pandemi, Tradisi Praonan di Panggungrejo Tahun Ini Ditiadakan

1102
Perahu nelayan bersandar di Pelabuhan Kota Pasuruan.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Tradisi praonan yang biasa digelar di Kelurahan/Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, tahun ini ditiadakan. Hal ini disebabkan wabah corona yang masih mengancam.

Lurah Panggungrejo, Hermanto mengungkapkan, tradisi praonan merupakan tradisi rutin warga setiap hari raya ketupat atau H+7 lebaran. Tahun ini, pelaksanaannya jatuh pada besok, Minggu (31/05/2020).

Biasanya, acara praonan ramai dihadiri ribuan warga. Mereka di antaranya adalah sanak saudara warga Panggungrejo berikut teman-temannya, baik dari Kota maupun Kabupaten Pasuruan.

Para warga yang memiliki perahu akan mengajak sanak saudaranya yang datang untuk berlayar dengan perahu ke tengah laut. Mereka biasanya menikmati kenyamanan udara laut sambil melihat hiu tutul yang mungkin muncul ke permukaan.

Namun mengingat tahun ini pandemi corona belum usai, pihak kelurahan pun mengambil kebijakan untuk tidak mengadakan tradisi tersebut.

“Ini untuk antisipasi penyebaran virus corona,” kata Hermanto kepada WartaBromo, Sabtu (30/05/2020).

Rencananya mulai besok pagi jalan menuju Kelurahan Panggungrejo akan ditutup total sejak pukul 06.00 WIB. Perangkat RT, RW, Babinsa, dan Babinkamtibnas akan dikerahkan untuk berjaga di gapura perbatasan Panggungrejo.

Semua yang bukan warga Panggungrejo, dan dengan kepentingan apapun, tidak diperkenankan masuk wilayah Panggungrejo. Petugas penjaga dipastikan akan mengarahkan para pendatang untuk putar balik. (tof/ono)