Ikatan Dokter Anak Anjurkan Belajar Jarak Jauh hingga Desember

893
Ilustrasi kegiatan belajar mengajar di sekolah. Foto: Tangerang Express.

 

Pasuruan (WartaBromo.com)- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan pemerintah untuk melanjutkan kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga Desember mendatang.

Langkah tersebut dilakukan mengingat angka kasus Covid-19 di Indonesia yang belum menunjukkan penurunan.

“Dengan mempertimbangkan antisipasi lonjakan kasus kedua, sebaiknya sekolah tidak dibuka setidaknya sampai bulan Desember 2020,” tulis IDAI dalam rilis yang diterima WartaBromo.com, Minggu (31/05/2020).

IDAI menyebut, dengan terus bertambahnya angka kasus terkonfirkasi, disertai kebijakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), bukan tidak mungkin terjadi lonjakan kasus.

Situasi itu diperparah dengan masih sulitnya menerapkan pencegahan infeksi pada anak-anak. Karena itu, IDAI menyatakan bila pembukaan kembali sekolah-sekolah dapat dipertimbangkan jika jumlah kasus COVID-19 telah menurun.

“IDAI menganjurkan agar kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan melalui skema pembelajaran jarak jauh (PJJ) menggunakan modul belajar dari rumah yang sudah disediakan oleh Kemendikbud,” bunyi siaran pers yang ditandatangani Ketua IDAI, dr. Aman B. Pulungan., Sp. A (K), FAAP, FRCPI (hon).

Pembukaan sekolah, lanjut Aman, bisa dilakukan bila hasil kajian epidemologi yang dilakukan memungkinkan. Tentu, dengan persiapan perencanaan yang matang.

Meliputi, kontrol epidemi, kesiapan sistem layanan kesehatan dan sistem surveilans kesehatan guna mendeteksi kasus baru dan pelacakan epidemiologi.

“Untuk keperluan ekstrapolasi data secara akurat, IDAI menyarankan agar pemerintah dan pihak swasta melakukan pemeriksaan rt-PCR secara masif (30 kali lipat dari jumlah kasus konfirmasi COVID-19), termasuk pada kelompok usia anak,” jelas Aman. (tof/asd)