Pendapatan Wisata Probolinggo Gagal Target

676

Dringu (wartabromo.com) – Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor wisata sebesar Rp3,4 Miliar. Namun, target itu diprediksi gagal dipenuhi seiring penutupan seluruh destinasi wisata.

“Praktis target itu sulit untuk terpenuhi, dengan penutupan wisata karena Covid-19. Padahal, setiap tahunnya, sebelum adanya Covid-19 target itu selalu terpenuhi,” ujar Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto, pada Senin, 1 Juni 2020.

Sugeng menuturkan, pihaknya sebenarnya tidak muluk-muluk dalam menentukan target PAD. Sebulan, diasumsikan sekitar Rp284 juta dapat dikumpulkan. Estimasi itu, bukan hanga dari 1 titik, melainkan dari 34 destinasi wisata yang ada.

“Ya otomatis tidak lagi menjadi pundi-pundi Pemkab Probolinggo. Selama ditutup, kami meniadakan pajak maupun retribusi, sudah menyampaikan pada pelaku ekonomi,” kata Sugeng.

Diketahui Pemkab Probolinggo menutup sejumlah destinasi wisata mulai 17 Maret lalu hingga batas yang tidak ditentukan. Wisata itu antara lain Gunung Bromo, Air Terjun Madakaripura, Pantai Bentar, Pantai Duta, Air Terjun Jaran Goyang, Air Terjun Purba Tirai Bidadari, dan beberapa wisata lainnya. (lai/saw)