PT CJI Konsisten CSR, Tetap Pertahankan Protokol Covid-19

1548
TETAP JALANKAN PROTOKOL: Vice President Director PT. CJI Pasuruan, Mr. Yoon Taesang menegaskan akan tetap menjalankan protokol Covid-19. Banyak orang tergantung pabrik kita. Kita harus menang melawan Covid 19.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pandemi Covid-19 belum berlalu. Grafik penyebaran Corona masih cenderung naik. Namun karena pertimbangan tertentu, masyarakat  sudah mulai menggaungkan wacana ‘’New Normal”.

Mencermati perkembangan masyarakat tersebut, PT Cheil Jedang Indonesia( CJI) tidak serta merta merubah diri. Sebagai perusahaan yang memproduksi protein/asam amino (L-Lysine dan L-Tryptophan) sangat diperlukan untuk pakan (feed additive) dan sebagian untuk makanan/ farmasi (food and pharmatical), maka protocol Covid mutlak dilakukan dengan ketat.

BUDAYA BARU: Penerapan physical distancing atau jaga jarak, baik orang maupun ruangan sudah menjadi budaya baru di lingkungan kerja PT. CJI Rejoso-Pasuruan.

PT CJI tetap harus beroperasi di tengah pandemi. Tidak boleh kendur oleh fenomena yang terjadi. “Bagaimanapun juga kita harus jalan. Banyak orang tergantung dengan pabrik kita. Kita tidak boleh kalah oleh Covid-19. Untuk itu protokol harus jalan”. Demikian disampaikan Mr. Yoon Taesang, Vice President Director PT CJI.

BANTU PUSKESMAS: Manager Humas PT CJI, Imron Gunawan mewakili perusahaan memberikan bantuan perlengkapan medis ke Puskesmas Rejoso.

Pernyataan tersebut diamini oleh Imron Gunawan, Manajer Humas PT CJI. Menurutnya, sejak Covid-19 dinyatakan sebagai pandemik global di awal Maret lalu, perusahaan langsung membentuk team Gugus Tugas untuk melindungi perusahaan, karyawan dan keluarga. Bahkan program CSR ke masyarakat di fokuskan untuk memerangi bersama Covid. Karena apa yang terjadi di masyarakat, akan berimbas juga ke perusahaan.

BANTU MASYARAKAT: Perwakilan PT CJI juga memberikan bantuan sembako bagi masyarakat sekitar yang terdampak ekonomi akibat Covid-19.

Manajemen perusahaaan juga menjelsakan tentang protocol Covid-19 di perusahaan antara lain:

  1. Pembentukan Gugus Tugas dan sosialisasi pencegahan Covid ke seluruh karyawan dan keluarga.
  2. Pemakaian masker, cek suhu, cuci tangan dan penyemprotan disinfektan untuk kendaraan yang masuk. Sekaligus tempat isolasi sementara bagi karyawan yang suhunya di atas 37,3 sebelum dipulangkan( tidak diijinkan masuk kerja).
  3. Penambahan kendaraan antar jemput karyawan untuk physical distancing sekaligus jarak diperjauh (Malang, Surabaya, Probolinggo). Supaya karyawan tidak naik bis umum.
  4. Penempatan hand sanitizer dan tempat cuci tangan di beberapa titik yang diperlukan.
  5. Inovasi alat-alat yang biasanya disentuh menjadi tanpa sentuhan. Dan penyemprotan ruangan kerja sehari 2 kali.
  6. Pembuatan marka-marka di tempat yang biasa terjadi kerumunan (tempat presensi, ATM, receptionis, tempat merokok, parkir, masjid, dan lain-lain) untuk physical distancing.
  7. Kantor, meja dan kursi dijarangkan. Sebagian karyawan dipindah ke ruangan lain. Diberlakukan yang sama untuk kantin. Bahkan jam istirahat diperpanjang untuk menghindari penumpukan.
  8. Pemberian supplement tambahan menu kantin dan vitamin untuk karyawan dan keluarga.
  9. Membuat system online tentang kegiatan karyawan selama di rumah dan riwayat kesehatan keluarga yang wajib dilaporkan ke perusahan pada saat hari libur, sehingga Gugus Tugas akan putuskan apakah karyawan tersebut boleh masuk kerja atau harus isolasi mandiri.
  10. Membuat jaringan koordinasi dengan Satgas Covid Kecamatan dan Kabupaten.
ALAT CUCI & SOSIALISASI: Sebanyak 250 unit alat cuci tangan sekaligus sosialisasi cegah covid dipasang di beberapa tempat umum disebar ke masyarakat. (Foto kanan); Pemberian masker dan tempat cuci tangan ke pondok pesantren dan yayasan yatim-piatu untuk cegah Covid.

Kemudian untuk program CSR khusus melawan Covid bersama dengan masyarakat juga diungkapkan, di antaranya:

  1. Pemberian rapid test, masker, hand sanitizer,baju APD (hazmat) dan paket roti/susu kepada Satgas Covid Kabupaten. Saat itu diterima Wakil ketua KH. A. Mujib Imron, S.H, MH dan satgas Kota Pasuruan diterima Plt. Walikota Raharto Teno Prasetyo, ST.
  2. Bantuan 35 drum besar kapasitas 1.000 liter dipakai untuk semprot massal oleh Kodim 0819 Pasuruan diterima langsung Letkol Burhan Fajari Arfian.
  3. Bantuan perlengkapan medis kepada Puskesmas Rejoso.
  4. Bantuan alat penyemprot kepada Polsek, Koramil, Kecamatan dan RT/RW sekitar perusahaan sekaligus ikut aktif penyemprotan di masyarakat. Seperti di pondok pesantren, sekolah, lingkungan dan lain-lain.
  5. Penyediaan cairan disinfektan siap saji 1.000 liter di Kecamatan Rejoso, di mana masyarakat bebas mengambil dan diisi ulang oleh perusahaan bila habis.
  6. Penempatan tempat cuci tangan dan sabunnya di tempat–tempat strategis sekitar perusahaan.
  7. Pemberian 20.000 masker dan 250 alat cuci tangan ke masyarakat termasuk pondok dan yayasan yatim-piatu serta sekolah sekitar perusahaan.
  8. Bantuan sembako bagi warga yang terdampak.
  9. Bantuan nutrisi tambahan bagi petugas jaga di pos Covid di wilayah Sedarum dan Grati.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu memutus rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya.
PT CJI, lanjutnya, juga berkomitmen tidak akan melonggarkan protokol Covid-19. Bahkan diperketat lagi demi melindungi perusahaan dan terus bantu masyarakat untuk menang melawan covid 19. “Ayo, maju dan berkembang terus bersama masyarakat,” imbuhnya. (day/*)