Membahayakan, Jembatan Bambu di Kuripan Bikin Deg-degan

6763
Tangkapan layar video perjuangan guru melintasi jembatan di Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

Kuripan (wartabromo.com) – Jembatan bambu penghubung Desa Legundi, Kecamatan Bantaran dengan Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo rusak parah. Kondisi jembatan alternatif warga dan guru SDN Resongo IV itu pun viral di medsos.

Jembatan itu, mempunyai bentang sekitar 25 meter. Kondisinya sudah tak layak dan banyak bagian rangkaian bambunya rusak. Padahal bagi masyarakat dan para pendIdik, keberadaan jembatan ini sangat vital.

Prihatin dengan kondisi tersebut, Ivonila Chrisnawati membagikan video perjuangan melintasi jembatan itu dalam akun facebook-nya. Terlihat seorang guru harus mendorong sepeda motornya untuk melewati jembatan. Ia dibantu rekannya agar tidak terjerumus ke sela-sela anyaman bambu.

Menceritakan bagaimana perjuangan guru-guru SDN Resongo IV menuju tempatnya mengajar, video yang diunggah pada 18 Juni 2020 itu kemudian menjadi viral di media sosial. Dibagikan berkali-kali oleh pengguna facebook lainnya.

“Sangat bahaya sekali…semoga lekas di perbaiki oleh Pemerintah….sebelum ada korban kasian Pak Guru dan Ibu Gurunya juga masyarakat setempat…,” tulis Solihin Lihin dalam kolom komentar.

Salah satu guru SDN Resongo IV, Sugianto menyebut, jika jembatan bambu itu memang digunakan dirinya dan guru yang lain. Utamanya mereka yang berasal dari Kota Probolinggo atau domisili di wilayah utara. Sebab, jika harus melewati jalur utama atau jalan Desa Resongo, sangat jauh.

“Kalau lewat Kecamatan Kuripan jarak tempuhnya lebih jauh. Harus muter, agar dekat ya lewat jembatan di perbatasan wilayah Kecamatan Bantaran dengan Kuripan itu. Lebih cepat menuju ke sekolah,” tutur Sugianto pada Selasa, 23 Juni. (saw/ono)