Trailer dan Pikap Nyemplung Kali, 2 Korban Berhasil Dievakuasi

1531

Purwodadi (WartaBromo.com) – Trailer mengangkut benih jagung dan pikap Gran Max terjun ke sungai di Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Rabu (24/6/2020). Proses penyelamatan berlangsung alot, sampai kemudian dua korban berhasil dievakuasi.

Dari pantauan di lokasi kecelakaan, segenap upaya dikerahkan untuk dapat mengeluarkan korban dalam dua kendaraan. Bahkan, agar dapat leluasa menyelamatkan tubuh korban, petugas harus memotong badan pikap dengan mesin gerinda.

Di titik lain atau pun bagian atas sungai, sejumlah alat berat, di antaranya derek tol dikerahkan untuk dapat membantu proses evakuasi korban.

Terhitung dua jam setelah peristiwa berlangsung, dua korban berhasil dibawa ke permukaan. Tubuh pertama yang diangkat berasal dari dalam kabin pikap, sampai kemudian tubuh kedua menyusul diselamatkan dari balik kemudi trailer.

Baca Juga :   Di Kota Pasuruan Harga Cabai Semakin "Pedas"

Meski demikian belum diketahui identitas maupun bagaimana kondisi kedua korban yang berhasil dievakuasi tersebut.

Sampai berita ini disusun, pikap dengan pelat nomor L-8272-AM masih berada di dasar sungai terhimpit kepala trailer.

Polisi belum memberikan pernyataan resmi terkait kecelakaan, sehingga tak diketahui pasti kronologi, penyebab, hingga kemungkinan terdapat korban tewas.

Bersama tim lain dibantu warga, polisi sampai saat ini masih berusaha mengangkat bangkai kendaraan, baik pikap berwarna putih tersebut atau kepala trailer.

Baca juga: Trailer dan Pikap Nyemplung Kali di Purwodadi, Sopir Terjepit

Diketahui,  trailer dan pikap Gran Max nyemplung ke sungai di wilayah Purwodadi, sekitar pukul 21.30 WIB. Kecelakaan bermula ketika truk trailer melaju cukup kencang dari arah Malang menuju wilayah Pasuruan.

Baca Juga :   Sopir Mengantuk, Truk Nyaris Tabrak Rumah

Tak berapa lama, trailer mengangkut benih jagung itu tak bisa dikendalikan hingga menyeruduk pikap Gran Max yang melaju di depannya.

Pikap tak mampu lagi menghindari terus meluncur dan menabrak sebuah baliho di pinggir jalan raya jalur utama Malang-Surabaya tersebut. Kedua kendaraan itu terus saja nyelonong tak bisa dikendalikan, sampai akhirnya terjun ke dalam sungai yang ada di sisi kiri jalan raya. (ono/ono)

Simak Videonya: