Klaster Keluarga Dominasi Penyebaran Covid-19 di Kota Pasuruan

1645

Pasuruan (WartaBromo.com) – Penularan di lingkungan keluarga mendominasi penyebaran Covid-19 di Kota Pasuruan. Hal ini menyebabkan peningkatan pasien di Kota Pasuruan cukup signifikan dalam beberapa minggu terakhir.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan, Shierly Marlena menjelaskan, peningkatan jumlah pasien positif corona di Kota Pasuruan terbaca sejak pertengahan Mei 2020. Menurut Shierly, ada sejumlah hal yang menyebabkan peningkatan pasien.

Pertama, optimalisasi tracing yang dilakukan tim gugus tugas terhadap pasien positif. Jika ada 1 pasien positif, tracing kepada kontak erat dengan pasien tersebut bisa lebih dari 50 orang.

Kemudian, kedua, klaster Covid-19 di Kota Pasuruan kebanyakan didominasi klaster keluarga. Seorang pasien positif bisa menularkan secara cepat kepada seluruh anggota keluarganya.

“Klaster keluarga ini ada di 6 kelurahan di Kota Pasuruan,” kata Shierly kepada WartaBromo.

Beberapa contohnya adalah pasien nomor 4 dan 5 yang saat ditracing ternyata telah menularkan kepada 4 hingga 6 orang anggota keluarganya.

Kemudian ketiga, kata Shierly, dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat yang cukup tinggi pasca lebaran serta pelonggaran PSBB di Surabaya yang tidak diikuti dengan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Sampai saat ini, penyebaran virus corona di Kota Pasuruan berdasar data Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, per Kamis (25/06/2020), total kumulatif ODP 127 orang, OTG 202 orang, PDP 17 orang, dan pasien positif 55 orang. (tof/ono)