Dinilai Tak Efektif, Pansus Minta Pos Cek Poin di Kota Pasuruan Dievaluasi

2004

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pos cek poin yang tersebar di seluruh Kota Pasuruan dinilai tidak efektif. Pansus Covid-19 Kota Pasuruan meminta Pemkot untuk mengevaluasinya.

Hal ini diungkapkan Pansus dalam hearing bersama Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Pasuruan di Gedung DPRD Kota Pasuruan pada Senin (29/06/2020) siang.

Ketua Pansus Covid-19 Kota Pasuruan, Abdullah Junaedi menilai, operasional pos pantau di Kota Pasuruan tidak efektif dan terlalu memboroskan anggaran.

“Dulu waktu rapat dengan kita, itu siapapun yang akan masuk kota akan diperiksa dengan thermo gun, ternyata banyak yang tidak,” kata Junaedi kepada WartaBromo.

Selain itu, Junaedi juga seringkali mendapatkan laporan dari masyarakat, jika petugas di pos cek poin dalam mengecek warga yang masuk kota kurang optimal.

“Karena itu kami minta pos cek poin dievaluasi,” imbuh Junaedi.

Harapannya, Gugus Tugas dapat mengkaji kembali titik-titik pos cek poin tersebut, kemudian dapat memilah mana pos cek poin yang lebih prioritas dan mana yang tidak.

Diketahui, sejak pandemi corona Pemkot Pasuruan telah memetakan pos cek poin untuk memantau warga dari luar yang masuk Kota Pasuruan. Kesepuluh titik cek poin tersebut tersebar di 9 kelurahan di Kota Pasuruan. (tof/ono)