Bank Jatim Ikut Support Bakti Sosial Bersama TP PKK, DWP, Dinkes dan Perwosi

893
SANBUTAN: Ketua TP.PKK Kabupaten Pasuruan, Hj Lulis Irsyad Yusuf memberikan sambutan dalam bhakti sosial bersama peduli Covid-19.

Pasuruan (Wartabromo.com) – Kepedulian terhadap penanganan percepatan Covid-19 gencar dilakukan. Kali ini, giat penanganan Covid-19 dilakukan tim gabungan. Mulai Tim penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Perwosi (Persatuan Wanita Olahraga), dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan. Bank Jatim Pasuruan pun ikut mensupport kegiatan tersebut.

Mereka menggelar bakti sosial serentak beberapa hari lalu. Bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian untuk warga terdampak Covid-19. Seperti para tukang becak, tukang ojek, hingga keluarga dari pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

Dari pantauan di lapangan, bakti sosial ini dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama dipimpin oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf dengan sasaran lokasi wilayah Barat. Yakni Balai Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton; Kantor Kecamatan Bangil, dan Kecamatan Gempol.

Sedangkan tim kedua yang dipimpin oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Nanik Mujib Imron membagikan bantuan di Kantor Kecamatan Winongan, Balai Desa Warungdowo, Pohjentrek, dan Kecamatan Wonorejo.

Sementara tim tiga yang dipimpin Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ny Misbah Zunib memberikan bantuan di wilayah timur. Yakni Balai Desa Kalipang, Grati; Kantor Kecamatan Lekok; Pendopo Kecamatan Nguling; dan Balai Desa Arjosari, Rejoso.

SINERGI: Hj Lulis Irsyad Yusuf bersama Ketua Ikatan Istri karyawan (IIK) Bank Jatim, Rizkia Ananda Wijaya (tengah) dan pengurus harian PKK, Ny Misbah Zunib berfoto bersama usai penyerahan sembako untuk warga tidak mampu.

Data yang diterima WartaBromo menyebutkan, total bantuan yang diberikan dalam bakti sosial kali ini sebanyak 1.550 paket sembako. Kemudian ditambah snack dan minuman. Selain sembako, ada juga bantuan susu dan makanan pendamping ASI untuk 320 balita yang mengalami stunting dan gizi kurang. Serta 270 paket untuk anak-anak para tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Pasien  Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

Seluruh bantuan ini diserahkan secara simbolis. Selanjutnya diharapkan dapat diberikan kepada para penerima. “Hari ini kami serahkan secara simbolis saja. Karena kita juga masih dalam situasi pandemi Covid-19. Sehingga tidak boleh ada banyak orang. Yang penting bantuan ini harus sampai pada penerimanya,” kata Lulis di sela-sela acara.

Dijelaskannya, ribuan paket bantuan yang diberikan tak melulu pada kecamatan yang dikunjungi. Melainkan merata di 24 kecamatan se Kabupaten Pasuruan. Lulis menegaskan, bahwa dengan bantuan ini, setidaknya dapat meringankan beban warga yang mengalami penurunan penghasilan, menghilangnya pendapatan, maupun tak bisa keluar rumah lantaran salah satu keluarganya terpapar virus corona.

KONTRIBUSI: Ketua IIK Bank Jatim Cabang Pasuruan, Rizkia Ananda Wijaya ikut memberikan bantuan saat bhakti sosial, beberapa waktu lalu.

“Semoga bisa terus semangat dalam melawan berbagai dampak akibat Covid-19 ini. Saya tahu banyak yang penghasilannya menurun drastis atau mungkin kehilangan pekerjaan karena virus corona. Juga untuk keluarga yang tak bisa ke mana-mana karena isolasi mandiri, kami bantu. Meskipun tak banyak, tapi mudah-mudahan bermanfaat,” harapnya.

Lebih lanjut istri Bupati Irsyad Yusuf itu sampaikan terima kasih atas kekompakan PKK, DWP, Perwosi, Dinkes, hingga Bank Jatim, dan beberapa perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam membantu masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk tetap survive meski pandemi menyerang.

“Terima kasih untuk Dinkes, Perwosi, DWP, Bank Jatim, beberapa perusahaan di Kabupaten Pasuruan, dan tentu saja PKK Kabupaten dan Kecamatan yang ikut berpartisipasi dalam bakti sosial ini. Semoga segala amalan kita hari ini dicatat sebagai ibadah oleh Allah SWT,” terangnya.

Sementara itu, Nasikhun, 47, salah satu tukang becak asal Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol ungkapkan kebahagiaan pasca menerima bantuan sembako. Ia mengaku sepi penumpang sejak pandemi Covid-19, tiga bulan lalu. “Biasanya sehari dapat Rp 50 ribu. Sekarang Rp 10 ribu aja untung-untungan,” ungkapnya.

Kegiatan bakti sosial ini juga mendapat support dari Ikatan Istri Karyawan (IIK) Bank Jatim Cabang Pasuruan. IIK Bank Jatim yang diketuai Rizkia Ananda Wijaya terlihat bersinergi dengan organisasi wanita di Pasuruan. Sinergitas inilah yang membuat organisasi wanita di Pasuruan menjadi lebih kuat.

Pimpinan Bank Jatim Cabang Pasuruan, Deddy Adjie Wijaya mengapresiasi peran PKK dan tim yang juga ikut andil dalam bakti sosial. “Kami senang bisa support dan memberikan kontribusi langsung ke masyarakat. Intinya, sebagai bank miliknya masyarakat Pasuruan, kami siap support sepanjang itu relevan dengan program kami dan sesuai dengan kemampuan kami,” ujar Adjie, kemarin. (mil/day/*)