Tak Terpengaruh Covid-19, Proyek PRIM Bromo Dilanjutkan

1451

Sukapura (wartabromo.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melanjutkan proyek Perawatan Perbaikan Jalan Provinsi atau Provincial Road Improvement Maintenance (PRIM) Tongas-Sukapura. Progres pengerjaannya bahkan sudah mencapai 18 persen.

Tahun ini, proyek pendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru (BTS) dilaksanakan sepanjang 57 kilometer (km). Pelaksananya adalah PT. Adika Raya Persada dengan nilai kontrak Rp57.019.020.000, berupa paket pemeliharaan rutin, berkala dan rehabilitasi ruas jalan koridor KSPN.

“Ini proyek kerjasama dengan pemerintah Australia. Jadi kita tidak main-main. Dananya tidak dikepras untuk Covid-19 dan tetap lanjutkan pekerjaannya. Kalau pekerjaan fisik lainnya ada yang ditangguhkan, karena dananya dialihkan untuk penanganan corona,” kata Kepala DPUPR Kabupaten Probolinggo, Rachmad Waluyo pada Kamis, 16 Juli 2020.

Meliputi pekerjaan rehabilitasi 13 km dan pekerjaan rutin 44 km, ruas yang dikerjakan di antaranya berlokasi di Tongas-Lumbang, Lumbang-Lambang Kuning, dan Lumbang-Madakaripura.
Kemudian ruas Sukapura-Lambang Kuning, Sukapura-Ngadisari, Ngadisari-Lautan Pasir Bromo, dan Ngadisari-Cemorolawang.

Progres pekerjaannya sudah mencapai sekitar 18 persen. Bahkan verifikasi PRIM tahap I sudah selesai. Dari verifikasi itu, Pemkab Probolinggo mendapat pengembalian dana atau rembes (reimburse) sebesar Rp4,5 miliar.

Kini, Pemkab Probolinggo bersiap menghadapai verifikasi tahap II. Rencananya akan dilaksanakan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur pada 22 Juli mendatang. “Sudah mau verifikasi tahap dua, pekan depan,” tambah Rachmad.

Proyek PRIM di Kabupaten Probolinggo dilakukan selama 3 (tiga) tahun. Proyek PRIM merupakan salah satu upaya untuk mendukung KSPN BTS. Sehingga nantinya bisa menjadi jalan yang mantap dan berkeselamatan.

“Dari pengamatan kami, proyek ini berkualitas. Sangat bagus, menunjang akses transportasi warga dan wisatawan. Semoga dengan jalan yang semakin bagus, tingkat kunjungan wisata Bromo juga naik. Meningkatkan kesejahteraan warga sekitar,” kata Supoyo, salah satu tokoh masyarakat Tengger. (saw/ono)