Tolak Protokol Kesehatan, Warga Kembali Rebut Pasien Meninggal

2621
AMBIL PAKSA: Massa saat mengambil paksa pasien reaktif yang meninggal di RSUD Purut, Kota Pasuruan, Sabtu (25/07/2020).

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Insiden perebutan paksa jenazah oleh warga Kabupaten Pasuruan kembali terjadi.

Kali ini dilakukan warga dari Desa Kedawang, Kecamatan Nguling. Sabtu (25/07/2020) sore, ratusan massa dari desa setempat mengambil paksa MM, pasiean reaktif yang meninggal di RSUD Soedarsono, Kota Pasuruan.

Informasi yang dihimpun, MM yang disebutkan memiliki riwayat sakit jantung masuk rumah sakit pada Sabtu (25/07/2020) pagi.

Oleh pihak rumah sakit, pasien berjenis kelamin laki-laki itu kemudian di-rapid test. “Dan hasilnya reaktif,” kata Plt. Direktur RSUD Soedarsono, Kota Pasuruan, Tina Soelistiani.

Sekira pukul 13. 00, pasien berusia 44 tahun itu kemudian meninggal dunia. Sesuai aturan, proses penanganan jenazah dilakukan dengan mengacu pada protokol kesehatan.

“Memang belum ada hasil swab. Tapi, proses pemulasaran kan tetap dengan protokol kesehatan untuk menghindari hal yang tak diinginkan,” jelas Tina.

Namun, sebelum pemulasaran dengan protokol dilakukan, massa datang ke rumah sakit dan mengambil paksa jenazah.

Dengan menggunakan mobil pikap, sang jenazah kemudian dibawa pulang guna dimakamkan. “Jadi keluarga menolak pemulasaran dengan protokol akhirnya diambil,” jelas Tina. (asd/ono)