Penyebab Bayi Susah Tidur, Orang Tua Bisa Jadi ‘Biang Keroknya’

1213

Pasuruan (Wartabromo.com) – Setiap orang tua pasti pernah merasakan resahnya si kecil yang susah tidur. Nyatanya, orang tua juga bisa menjadi alasan mengapa bayi susah tidur.

Kok bisa ya?

Mengutip kumparan, sebagai orang tua sering kali tidak menyadari ada hal-hal yang kerap dilakukan sehingga bayi susah tidur. Apa saja?

1. Mengabaikan tanda mengantuk dari bayi

Biasanya, bayi akan memberi tanda-tanda jika sudah mulai lelah. Mulai dari menggosok-gosok mata, menguap, rewel dan tidak ada minat bermain atau tampak lebih lambat gerakannya.

Tanda-tanda yang tidak disadari orang tua membuat tubuh bayi tidak memompa melatonin (hormon yang dapat menenangkan tubuh). Sementara kelenjar adrenalnya akan menghasilkan kortisol, hormon yang dapat menghasilkan stres pada bayi. Alhasil, bayi jadi susah tidur.

Sebaiknya, setelah bayi memberikan ‘sinyal’ lelah, orang tua segera membawa bayi ke ruangan yang tenang dan redup agar si kecil bisa tertidur.

2. Membiarkan bayi tidur di mana saja

Sebagian besar orang tua menganggap dimana pun anak tidur tidak apa-apa. Faktanya, tidur di mana saja membuat si kecil tidak bisa tidur nyenyak.

Jadi, apabila ingin buah hati memiliki kualitas tidur yang baik, orang tua perlu membiasakan bayi tidur secara konsisten di tempat tidur yang sama.

3. Tidak membuat rutinitas tidur

Kesalahan orang tua yang tidak banyak disadari yakni tidak membuat rutinitas tidur. Pasalnya, bayi membutuhkan waktu persiapan untuk tidur.

Maka dari itu, si kecil perlu dibantu membuat rutinitas tidur. Tujuannya agar dia memahami adanya waktu tertentu yang menandakan saatnya ia harus tidur.

Rutinitas yang dimaksud antara lain meredupkan lampu kamar, atau bisa juga dengan tidak membuat suara bising menjelang jam tidur.

4. Membiarkan bayi tidur larut malam

Selain rutinitas yang disebutkan pada poin 3, bayi juga perlu memahami jadwal tidurnya. Caranya bagaimana, kan bayi masih belum mengerti?

Caranya mudah, orang tua cukup memberikan stimulus pada bayi agar ia memahami bahwa ‘ini’ adalah waktunya untuk tidur. Lakukan hal tersebut secara rutin. Pastikan jadwal tidurnya tidak terlalu larut.

5. Langsung menggendong bayi saat ia terbangun

Saat masih bayi, terbangun malam hari pasti sudah lumrah. Sebagian besar orang tua memilih untuk segera menggendong bayinya saat terbangun di malam hari.

Ternyata, hal tersebut kurang tepat dilakukan lho. Pasalnya, rasa kantuk bayi untuk tidur kembali terganggu.

Agar bayi tidak semakin susah tidur, pastikan menunggu beberapa saat. Hindari membuat perubahan tiba-tiba seperti menyalakan lampu, bergerak atau bersuara. Dengan demikian, si kecil akan belajar menenangkan dirinya sendiri dan tidur kembali. (bel/may)