Dipromosikan Bupati Probolinggo, Wisatawan Seruni Point Kecele

3313

Sukapura (wartabromo.com) – Bupati Probolinggo, Tantriana Sari akhir pekan lalu, mempromosikan destinasi wisata Seruni Point di akun Instagram-nya. Namun, banyak wisatawan kecele dan putar balik, karena kawasan wisata itu belum dibuka oleh pemerintah.

Postingan itu berbunyi :
Siapa yang sudah kangen banget dengan suasana Bromo? Sayapun. Nggak pernah betah terlalu lama untuk nggak datang. Saat ini memang kawasan Taman Nasional bel dibuka oleh pengelola. Tapi kita masih bisa banget menikmati Bromo dari berbagai spot diluar kawasan taman nasional. Misalnya Seruni Point dan sekitarnya atau dari Kawasan B29. Semua pengelola wisata disana telah siap melayani tamu dengan menerapkan protokol kesehatan. Yuk, ke Bromo yuk…

Tentu saja postingan pada 4 hari yang lalu itu, mendapat respon dari masyarakat yang rindu keindahan Bromo. Pada Sabtu dan Minggu pun, banyak warga yang datang ke Seruni Point. Sayangnya, mereka harus balik kanan alias putar arah.
Pengunjung yang naik ke wisata di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura itu pun kecewa. Sebab, jalan menuju Seruni Point masih diportal. Tidak dibuka seperti yang dipromosikan oleh Bupati Probolinggo.

“Banyak yang kecewa dan komplain ke saya. Karena setelah mendapat gambar tangkapan layar (screenshot/capture) akun Bu Tantri di grup WhatsApp, saya langsung promo. Eh, ketika naik, ternyata suruh putar arah,” tutur Arif, salah satu penyedia jasa travel asal Probolinggo pada Selasa, 4 Agustus.

Arif berharap ada sinkronisasi informasi wisata. Promosi yang diberikan diperjelas dengan tanggal pembukaan. Sehingga tidak terjadi miskomunikasi, baik pengelola, penyedia jasa dan wisatawan. Karena informasi yang kurang jelas dapat membuat persepsi berbeda.

“Ya agar tidak merugikan, Mas. Apakah itu benar buka atau bagaimana? Udah kadung promosi juga. Ya semua tahu, sekarang ini sudah banyak yang kangen Bromo, kalau mau dibuka ya cepat dibuka, kalaupun ditutup tolong jangan ada aktivitas apapun di sana,” tandas Arif.

Di lain pihak, Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto mengungkapkan, kegiatan maupun postingan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, merupakan salah satu promosi marketing. “Ibu bupati memang berkesempatan bersepeda di kawasan Bromo. Salah satu wujud untuk mempromosikan kembali kawasan Gunung Bromo untuk di kunjungi pada saat new normal diberlakukan,” ujarnya.

Pihaknya, kata Sugeng, belum membuka wisata di Seruni Point.
Sementara untuk wisata Gunung Bromo masih menunggu keputusan dari TNBTS. “Belum. Sesuai postingan Ibu Bupati, insyaallah menyegerakan untuk objek wisata di Kabupaten Probolinggo, termasuk kawasan Bromo. Setelah proses sertifikasi verifikasi selesai,” kata mantan Camat Tongas itu. (saw/ono)