Tembus 698 Kasus, 76 Orang Meninggal karena Covid-19

1258
JANGAN ANGGAP REMEH: Peta sebaran Covid-19 Kabupaten Pasuruan per Sabtu (8/08/2020). Source: infocovid.19.pasuruankabupaten.com

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kepatuhan akan protokol kesehatan menjadi kunci penerapan kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19. Jika tidak, angkanya akan terus bertambah.

Yang terbaru, jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Pasuruan nyaris tembus 700 orang. Tepatnya 698 orang per Sabtu (8/08/2020) sore.

Data tersebut diperoleh setelah terjadi lonjakan 17 orang dibanding hari sebelumnya, Jumat (7/08/2020). Belasan kasus baru itu berasal dari delapan kecamatan berbeda. Yakni, Grati, Kraton, Gempol, Wonorejo, Sukorejo, Rejoso, Prigen dan Pandaan.

“17 kasus baru ini dirawat di lokasi berbeda,” kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, Sabtu (8/08/2020) malam.

Rinciannya, lanjut Anang, 7 orang menjalani isolasi mandiri, 4 orang dirawat di RS di luar kabupaten, 2 di RSUD Bangil, 3 dikarantina di BLK Rejoso, dan 1 pasien laki-laki asal Pandaan meninggal dunia.

Menyusul penambahan belasan kasus baru ini, jumlah warga yang terkonfirmasi positif mencapai 698 orang dengan jumlah kematian mencapai 76 orang. “Untuk yang sembuh 450 orang,” jelas Anang.

Di sisi lain, kembali meningkatnya kasus positif tersebut membuat peta sebaran di wilayah Kabupaten kembali didominasi warna merah.

Dari 24 kecamatan yang ada, praktis hanya tiga kecamatan yang berwarna hijau. Ketiganya adalah Kecamatan Puspo, Lumbang dan Tosari.

Dalam kesempatan itu, Anang juga kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk benar-benar patuh terhadap protokol kesehatan.

“Sekeras apapun usaha pemerintah, akan sulit menekan penyebaran virus ini jika masyarakat abai. Jangan meremehkan karena virus ini benar-benar ada dan nyata,” kata Anang. (tof/asd)