Dua Sekretaris Naik Kelas Jadi Kepala Dinas

6730

Probolinggo (wartabromo.com) – Dua Sekretaris di dua dinas naik menjadi kepala dinas di lingkungan kerjanya. Mereka merupakan hasil dari tes terbuka yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Keduanya adalah Fathurrozi yang semula sekretaris menjadi Kepala Dinas Pendidikan. Kemudian Achmad Aruman dari sekretaris naik menjadi Kepala Dinas Pol PP. Mereka sebelumnya juga menjadi pelaksana tugas (Plt) kepala dinas selama beberapa bulan.

“Ada yang naik kelas, ada yang bergeser. Sudah menjadi tuntutan dalam berorganisasi dan merupakan hal biasa,” kata Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari usai pelantikan pada Kamis, 13 Agustus 2020.

Fathurrozi menyisihkan Roby Siswanto (Kabag Pemerintahan) dan Abdul Ghofur (Camat Tongas) dalam seleksi akhir tes pejabat pratama. Sedangkan Achmad Aruman mengalahkan Rachmad Hidayanto (Camat Sumberasih) dan Muhamad Ridwan (Camat Kraksaan).

Dari selesai pejabat pratama, masih ada 1 jabatan yang belum didefinitifkan, yaitu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil). Pada jabatan itu, ada 3 kandidat teratas yaitu Munaris (Camat Pajarakan), Jurianto (Kabid Anggaran pada Badan Keuangan Daerah), dan Agus Setijono (Sekretaris Dispenduk Capil).

Jabatan ini, kosong setelah Slamet Riyadi selaku kepala dinas pensiun. Untuk sementara dijabat oleh Tutug Edi Utomo, selaku Asisten Pemerintahan..
“Untuk Dispendukcapil, kami masih menunggu persetujuan dari menteri salam negeri. Karena memang kewewenang Dispendukcapil ada di Kemendagri. Usulan sudah kita naikkan, ya menunggu izin dari Mendagri, izin turun segera kita lantik,” ungkap Tantri.

Selain mempromosikan 2 pejabat eselon III ke II, Bupati Tantri juga menggeser 4 pejabat eselon II. Yakni Dwijoko Nurjayadi selaku Kepala Disperindag menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Ia menggantikan posisi Achmad Hasyim Asyari yang digeser sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Hasyim mengisi posisi Mahbub Zunaidi yang digeser sebagai Asisten Administrasi Umum. Sementara Abdul Halim yanh sebelumnya sebagai Asisten Administrasi Umum dinonjobkan menjadi staf ahli.

Dengan begitu, posisi Kadisperindag yang ditinggal Dwijoko kosong. Oleh karenanya Bupati Probolinggo menunjuk Taufik Alami menjadi Plt kepala dinas. “Untuk sementara kami menunjuk sekretaris dinas sebagai pelaksana tugas,” ujarnya.

Pergeseran juga terjadi di jabatan eselon III. Beberapa camat dan sekretaris dinas, digeser. Misalnya Camat Kraksaan, M. Ridwan digeser ke Paiton. Posisinya digantikan oleh Ponirin yang sebelumnya di Krejengan. Termasuk Camat Sukapura yang kini dijabat Rochmad Widianto.

Total ada 26 pejabat eselon II dan III yang diambil sumpahnya di pendapa rumah dinas Bupati Probolinggo Jalan Ahmad Yani Kota Probolinggo.

“Yang tidak biasa adalah menyikapi jabatan, amanah dan lingkungan baru. Jabatan adalah titipan dan tidak ada yang menjamin besok masih seperti ini, saya pun begitu. Yang penting adalah mensyukuri dan berbuat baik dengan jabatan yang diemban. Karena dalam berorganisasi harus ada inovasi,” tandas Bupati Probolinggo. (saw/ono)