Redam Gejolak, PKB-Gus Ipul Gelar Pertemuan

3561
TABAYUN: Ketua DPC PKB (depan kiri) dan Gus Ipul (duduk, tengah) berfoto bersama pengurus di kantor DPC PKB Kota Pasuruan, Jumat (14/08/2020) malam. Foto: istimewa.

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pasuruan tak ingin berlama-lama membiarkan gejolak di tingkat PAC terkait munculnya nama Gus Ipul dalam bursa bakal calon wali kota (Bacawali).

Jumat (14/08/2020) malam, sebuah pertemuan yang melibatkan Dewan Pengurus Cabang – Pengurus Anak Cabang (DPC-PAC) pun digelar guna membicarakan persoalan itu.

Tak hanya itu. Mantan Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul turut hadir dalam pertemuan yang dimulai sekira pukul 18. 30 itu.

Beberapa kader PKB yang duduk di legislatif seperti M. Nawawi dan Mochamad Mahfudz, juga turut hadir.

Ketua DPC PKB Ismail Marzuki tak menampik adanya pertemuan itu. “Sekitar pukul 18. 30 tadi pertemuannya,” kata politisi yang menjabat sebagai ketua DPRD Kota Pasuruan ini.

Ismail mengakui, pertemuan yang berlangsung singkat itu sebagai respons atas munculnya gejolak di kalangan PAC menyusul munculnya nama Gus Ipul dalam bursa bacawali PKB.

“Kami tabayun dan ngobrol-ngobrol. Meluruskan kabar kemarin yang katanya penolakan itu,” kata Ismail.

Kedatangan Gus Ipul sendiri, menurut Ismail, selain untuk tabayun, juga dalam rangka silaturahmi dengan pengurus DPC PKB beserta para ketua PAC PKB Kota Pasuruan.

“Selain itu Gus Ipul ini kan figur yang juga masuk dalam bursa PKB,” ujarnya.

Terkait polemik di kalangan PAC, menurut Ismail, hanya karena salah paham dan miskomunikasi. Itu pun, dikatakannya sudah klir menyusuk pertemuan yang berlangsung di kantor DPC itu.

Sejauh ini, Ismail mengaku masih menunggu surat rekomendasi dari pusat. “Kalau sudah turun ke siapapun orangnya, tentu harus kita jalankan. Mulai tingkat PAC, bahkan ranting,” imbuh Ismail.

Seperti diketahui, munculnya nama Gus Ipul dalam bursa bacawali Kota Pasuruan PKB memantik gejolak di kalangan PAC. Kamis (13/08/2020) mereka bahkan membuat surat pernyataan dan dikirimkan ke DPP melalui kantor DPW PKB Jawa Timur. (tof/asd)