Kejar PAD, Dua Pos Tiket Akan Dibangun di P30

956
Gunung Bromo. Foto: Sudir Supriyadi Wonokerso untuk WartaBromo

Sumber (wartabromo.com) – Pemerintah Kabupaten Probolinggo berencana membangun pos tiket wisata Puncak Pundak Lembu (P30) Sumber. Pos dimaksudkan untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata.

Saat ini, pengelola wisata P30 mematok tiket seharga Rp15 ribu bagi setiap pengunjung. Tarif itu, sesuai Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Perhutani dan Pemkab Probolinggo. Untuk Perhutani dan Perhutani mendapatkan pembagian sebesar Rp5 ribu. Kemudian untuk Desa Wonokerso mendapatkan Rp4 ribu.

“Sisanya untuk asuransi pengunjung. Itu sesuai PKS antara pemkab dan Perhutani. Bagian Pemkab Probolinggo retribusi tiket itu, langsung masuk ke kas daerah (kasda),” kata Musa, selaku Kasi Destinasi Wisata mewakili Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto pada Sabtu, 15 Agustus 2020.

Agar lebih maksimal, Pemkab Probolinggo berencana membangunkan pos tiket. Pembiayaan diperkirakan sekitar Rp50 juta untuk 2 pos tiket dan dibangun tahun depan. “Agar PAD lebih maksimal. Ini kan wisata yang masih baru dikembangkan,” ungkap pria asal Sukapura itu.

Menurut Perangkat Desa Wonokerso, Sudir Supriyadi, 2 pos tiket itu ada dibangun pada 2 lokasi berbeda. Pertama, akan akan dibangun di sekitar selter 1. Kemudian, pos kedua akan dibangun pada pertigaan penghubung dengan B29 Lumajang. Jadi pengunjung B29 yang akan ke P30 juga dikenakan tiket masuk.

“Ya memang sengaja untuk menarik karcis yang dari Lumajang. Untuk lokasinya sudah ada. Konsultan yang ditugaskan Disporaparbud sudah mengunjungi tempat yang akan dibangun,” terang Sudir.

Kawasan P30 dipoles oleh Pemkab Probolinggo sejak awal 2019. Pembangunan yang memakan dana sebesar Rp4,7 miliar rampung pada akhir tahun. P30 diproyeksikan sebagai salah satu alternatif menikmati keindahan Bromo dari sisi berbeda.

Berada di ketinggian 2.635 mdpl (meter di atas permukaan laut), P30 lebih tinggi 306 meter dari Gunung Bromo dengan ketinggian 2.329 mdpl. Kepulan asap Gunung Bromo beranskap lautan pasirnya dapat dinikmati dengan leluasa. Hamparan keindahan Bromo terlihat sungguh menakjubkan.

Ketika berada di P30, pengunjung seakan-akan berada di atas awan. Jika menoleh ke selatan, keagungan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang menjulang dengan gagahnya. Di utara, hijaunya kontur alam di lereng Tengger menyejukkan mata. Tak berlebihan jika tempat wisata ini disebut sebagai Negeri di Atas Awan. (saw/ono)