Deretan Pantangan Saat Hamil Trimester Ketiga

962

Pasuruan (Wartabromo.com) – Memasuki trimester ketiga (minggu ke 28 sampai 40) perut semakin membesar. Pergerakanpun mulai terbatas dan mulai banyak pantangan yang harus dihindari.

Berbagai sumber menyebutkan, ada pantangan yang harus dipatuhi ibu hamil saat trimester ketiga. Apa saja?

1. Mengangkat beban berat

Mengangkat beban berat dapat menyebabkan punggung bawah tegang. Tak hanya itu, beban yang terlalu berat, membuat ibu hamil mengejan sebelum waktunya.

Jadi, tunda dulu kegiatan gendong-menggendong keponakan atau anak pertama.

2. Malas bergerak

Meski perut makin membesar, jangan sampai menyurutkan semangat untuk bergerak. Pasalnya, bergerak dapat membuat tubuh menjadi rileks.

Selain itu, aktif bergerak juga bisa membuat janin terdorong masuk ke jalan lahir dengan posisi tepat. Posisi tepat yang dimaksud, ketika wajah janin menghadap ke arah bokong saat kepalanya sudah berada di jalan lahir.

3. Tidur telentang

Saat masuk trimester ketiga, umumnya para ibu akan mulai merasakan posisi tidur yang nyaman. Meski demikian, tetap usahakan untuk menghindari posisi telentang.

Menurut American Pregnancy Association, tidur telentang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Mulai dari sakit punggung, gangguan pernapasan, sistem pencernaan, wasir, hingga tekanan darah rendah. Tidur telentang juga dapat menurunkan sirkulasi ke jantung dan bayi dalam kandungan.

4. Olahraga berlebihan

Olahraga ringan memang dianjurkan menjelang persalinan. Tapi tidak boleh olahraga berlebihan lantaran menyebabkan kelelahan. Selain itu, di trimester ketiga, bayi dalam perut yang sudah semakin besar akan membatasi kapasitas paru-paru.

5. Tidak peka terhadap sinyal tubuh

Jangan terlalu santai dan cuek sama sinyal tubuh ya. Ibu hamil diharuskan peka, terlebih saat trimester ketiga. Baik itu sinyal lelah atau berbagai jenis kontraksi. Ketika tubuh terasa ada yang tidak beres, usahakan agar tidak menunda untuk periksa. Tapi, jangan paranoid juga ya.

6. Naik Pesawat

Naik pesawat saat hamil tua tidak disarankan. Itu lantaran di ketinggian, oksigen semakin langka sehingga janin menjadi sesak napas. Umumnya, penerbangan aman untuk kandungan sehat yang usianya 2-36 minggu. Ketika usianya di atas 36 minggu, sebagian besar dokter dan maskapai penerbangan akan melarang ibu hamil untuk terbang karena dinilai terlalu berisiko.

7. Malas pakai seatbelt

Kondisi perut yang semakin besar mungkin akan terasa kurang nyaman saat harus memakai seatbelt. Tapi, harus tetap memakainya ya. Jika memang kesulitan, minta tolong orang lain untuk mengemudi.

8. Merasa tidak cantik

Perubahan tubuh saat hamil sudah hal umum. Tubuh semakin berat, perut yang semakin membesar jangan membuat drop ya. Pede aja lagi.
Bersyukurlah saat menjadi seorang ibu. Jangan merasa tidak cantik dan membenci diri sendiri. (bel/may)