Karang Taruna Berseri Mendalan Panen Lele Perdana, Program Pendampingan AQUA Keboncandi

1084
PENDAMPINGAN AQUA: Camat Winongan, Basmi bersama jajaran muspika, Kepala desa Mendalan, AQUA Keboncandi dan Karang Taruna melakukan panen perdana budidaya Lele di Desa Mendalan, Winongan, Rabu (17/9).

Pasuruan (Wartabromo.com)– Karang Taruna Berseri Desa Mendalan Kecamatan Winongan tampak sumringah. Program Karang Taruna yang didampingi AQUA Keboncandi ini menghasilkan panen perdana ikan lele. Panen ini tepatnya berada di Dusun Wulu, Desa Mendalan, Kecamatan Winongan pada Rabu (17/9/20).

Di tengah pandemi Covid-19 ini, AQUA Keboncandi mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal di sekitar pabrik melalui kegiatan sosial perusahaan (CSR). Kegiatan pemanenan ikan lele yang dikelola Karang Taruna Berseri tersebut turut dihadiri pula oleh Camat Winongan, Kades Mendalan, Kapolsek, Danramil dan tokoh masyarakat.

Sebelumnya, AQUA Keboncandi bersama Yayasan Social Investment Indonesia melakukan riset mendalam mengenai pengembangan sektor ekonomi masyarakat di tiga desa. Yaitu Desa Keboncandi, Mendalan dan Tenggilis. Upaya pengembangan sektor ekonomi tersebut tertuang dalam program Local Economic Development (LED) yang mengusung tema “One Village One Product”.

Program tersebut diharapkan dapat menumbuhkembangkan usaha produktif di tiga desa sekitar perusahaan.
Tahun 2020 Desa Mendalan dipilih menjadi sentra kegiatan perikanan Budidaya yang dikelola menggunakan sistem bioflok. Dalam kegiatan pemanenan ikan lele di kolam perikanan Karang Taruna Desa Mendalan, Musmin Nuryandi, selaku ketua tim LED menyampaikan komitmennya untuk pengembangan bisnis perikanan budidaya di desa setempat.

SAMBUTAN: Camat Winongan, Basmi memberikan sambutan dengan didampingi SR Manager AQUA Keboncandi, Hari Wicaksono (kiri) saat panen budidaya Lele di Desa Mendalan.

“Program perikanan merupakan program kerjasama antara PT Tirta Investama dan Karang Taruna sebagai penerima manfaat. Diharapkan dapat menumbuhkembangkan bisnis masyarakat. Kami saat ini sedang mempersiapkan pusat perikanan lainnya setidaknya di 4 titik baru di sekitar Desa Mendalan. Dimana keseluruhan kolam dalam program perikanan ini berjumlah 16 unit,” ujar Musmin Nuryandi, tadi siang.

Ia menambahkan, rencana instalasi kolam bioflok tersebut di antaranya, tiga kolam di Dusun Kletek Lor, tiga kolam di Dusun Bicaan dan 6 kolam di dusun Wulu sebagai pusat budidaya perikanan di Desa mendalan. Kemudian tiga unit kolam di luar kecamatan perusahaan. Sebelumnya satu unit kolam telah terinstal di Dusun Sukun, Desa Mendalan.
SR Manager AQUA Keboncandi,

Hari Wicaksono mengatakan kegiatan ini adalah perwujudan komitmen berkelanjutan dari AQUA Keboncandi sebagai salah satu bentuk tanggung jawab terhadap pembangunan daerah. Utamanya wilayah terdekat perusahaan dan Kabupaten Pasuruan umumnya.

“AQUA menerapkan model pendekatan CSR dengan pelibatan aktif multistakeholder. Yaitu pemerintah, perusahaan, NGO dan masyarakat. Keterpaduan dari multi pihak ini yang kemudian bisa saling mengisi, memperkuat dan berkembang untuk mencapai tujuan Bersama, yaitu bersama-sama membangun masyarakat untuk menuju kemandirian dan kesejahteraan” ujar Hari.

Kegiatan panen ikan lele dilakukan secara simbolis, ikan yang dipanen merupakan ikan siap konsumsi dengan panjang rata-rata 25 cm. Pusat budidaya ikan di kolam Karang Taruna mendalan (Dusun Wulu) tergolong sukses, dimana survival ratenya mencapai 98.4% dari 6.000 ekor yang ditebar pada (29/7/20). Dengan masa pembesaran kurang dari dua bulan. Hal tersebut menjadi angin segar dan pengalaman untuk proses selanjutnya.

Mengingat kelompok pembudidaya merupakan pelaku usaha pemula. Profit program pembesaran budidaya ikan lele yang digawangi Karang Taruna tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan bisnis perikanan berikutnya.

Sementara itu, Camat Winongan, Basmi, S.Pd, M.M dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap peran perusahaan ini. “Kegiatan perikanan ini sejalan dengan amanah Bupati dan Polres Pasuruan yang diharapkan menjadi percontohan bisnis di tengah mewabahnya virus Covid-19 yang tak kunjung berakhir,” ujar Basmi.

Pada kesempatan yang sama, kepala Desa Mendalan, Suheri mengucapkan terima kasih kepada AQUA Keboncandi dan semua pihak yang telah bersinergi dan mempercayakan Desa Mendalan untuk dijadikan sebagai sektor pengembangan perikanan budidaya. (day/**)