Sukses Rumah Kompos Ranuklindungan, Mitra Binaan CSR PT Indonesia Power Grati POMU

677
PROSES PENCACAHAN: Para warga Ranuklindungan melakukan proses pencacahan di rumah Kompos.

GRATI (Wartabromo.com) – Wilayah pedesaan kini dituntut untuk terus lakukan perubahan. Termasuk dalam mengatasi persoalan sampah.
Nah, di Desa Ranuklindungan Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan dikenal memiliki pengelolaan sampah organik yang cukup memadai.

Meningkatnya volume sampah di desa tersebut, menginisiasi Pemerintah Desa dan PT Indonesia Power Grati POMU (melalui program CSR nya) bersama-sama melakukan pengelolaan sampah yang dapat menguntungkan, baik lingkungan maupun perekonomian masyarakat.

PROSES PENCAMPURAN BAHAN: Para warga juga berupaya mencampur bahan untuk dijadikan kompos di rumah kompos Power Green Ranuklindungan, Grati.

Diawali dengan pemetaan sosial. Kemudian dilakukan pemberdayaan  masyarakat melalui pengelolaan sampah di desa tersebut. Hasil pemetaan sosial itu diharapkan bisa menjadi bahan rekomendasi bagi Pemerintah Kabupaten Pasuruan  untuk  kegiatan  pengelolaan sampah  yang tepat untuk diterapkan di desa-desa di wilayahnya.

Pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Desa  Ranuklindungan terus menunjukkan prospek pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis lingkungan. Meliputi pelatihan serta pemanfaatan barang tidak terpakai menjadi barang yang bernilai ekonomis.

PENGEMASAN: Setelah semua bahan sudah tercampur, warga Ranuklindungan melakukan pengemasan di rumah kompos Power Green.

Kegiatan ini dilakukan dengan menggerakkan komunitas di desa dalam pengelolaan sampah. Kemudian muncullah ide membuat program Rumah Kompos. Yang diberi nama Kompomi (KOMPos berRnilai ekonOMI).

Para warga berharap limbah sampah daun yang dibuang begitu saja bisa dimanfaatkan. Salah satunya bisa diolah menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomi, dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program rumah Kompos Desa Ranuklindungan adalah program pengembangan pemberdayaan masyarakat yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Dapat menyuburkan budidaya tanaman masyarakat. Cukup dengan biaya yang murah serta dapat mengurangi masalah limbah skala rumah tangga,” ujar Kepala Desa Ranuklindungan, Yuslimu, kemarin.

Manfaat Kompos sendiri, lanjut Yuslimu, mampu memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. Aktivitas mikroba ini membantu tanaman untuk menyerap unsur hara dari tanah.

Yuslimu juga menjelaskan tentang alur pembuatan Composting seperti berikut:

Ia pun menambahkan tentang pembangunan rumah kompos Power Green di desanya adalah dukungan program CSR PT Indonesia Power Grati POMU yang turut dalam pendampingan program. Menurutnya rumah kompos ini dapat meningkatkan kebersihan di lingkungan sekitar. Sekaligus mengubah sistem pembuangan sampah daun kering langsung ke TPA untuk dibakar.

“Dengan rumah kompos power green yang ramah terhadap lingkungan mampu mengurangi polusi udara dan mengubah daun kering menjadi pupuk kompos yang bernilai jual, sehingga dapat menambah ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Selain manfaat di atas, imbuhnya, masih ada lagi efek lanjutan (multiplier effect) dari rumah kompos ini. Di antaranya, turut mengurangi polusi udara. Mendorong masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan. Dan mengurangi pencemaran yang di akibatkan oleh limbah daun kering. (day/*)