Motivasi Warga Berbagi, Kapolsek Jualan Nasi Murah

737

Kraksaan (wartabromo.com) – Pandemi corona memotivasi warga untuk berbagi dengan sesama. Seorang kapolsek di Kabupaten Probolinggo menjual nasi murah seharga Rp2 per porsi bagi semua kalangan.

Warung di Jalan Rengganis atau pojok timur Alun-alun Kota Kraksaan itu, buka sejak pagi hari. Selalu ramai didatangi pembeli dari berbagai kalangan. Mereka antre untuk membeli nasi yang dijual.
Selain menu makanannya lengkap dan enak, harga sangat murah. Satu porsi nasi dengan lauk daging ayam, mie instan, telor, tempe, tahu, kentang goreng dan 1 gelas air mineral, hanya dihargai Rp2 ribu saja. Perut pun auto kenyang usai menyantapnya.

Pemilik warung itu adalah AKP. Habi Sutoko (57). Saat ini, menjabat sebagai Kapolsek Pakuniran. Warung itu dikelola bersama Fauziyah (53), istrinya.
Tak ayal, warung nasi murah itu disebut pembeli. Mulai dari tukang becak, pengamen, hingga rekan seprofesinya. Tak jarang nasi itu dibagikan secara gratis kepada fakir miskin.

“Nasibnya murah dan enak, saya sering membeli disini. Tadi ambil ikan ayam, biasanya kalau di warung dekat pasar ya sepuluh ribu, disini hanya dua ribu. Sangat membantu orang seperti saya,” tutur Ismail, salah satu pelanggan pada Jumat, 16 Oktober 2020.

AKP. Habi menuturkan sejatinya dirinya ingin mengngratiskan nasi yang dijualnya. Namun, acap kali pembeli merasa canggung. Sehingga ia kemudian mematok harga yang sangat murah.

Ide itu, muncul ketika pandemi corona nyerang Kabupaten Probolinggo. Sejak 3 bulan lalu, ia lantas menambahkan menu nasi murah di warungnya itu. Supaya meringankan beban warga selama Pandemi Covid-19.

“Sebenarnya sudah sekitar 3 bulan berjalan. Memang sudah dikhususkan setiap hari Jumat. Htung-hitung bisa meringankan beban warga apalagi sekarang masih Pandemi Covid-19, diperuntukkan bagi siapa saja, tidak pandang bulu,” sebut perwira dengan 3 balok di pundak itu.

Untuk mendapatkan nasi murah, kata Habi, warga tinggal datang saja ke warungnya. Sekitar 150 porsi disediakan. Dibuka antara pukul 7.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Karena setelah itu, warungnya akan ditutup untuk melaksanakan kewajiban Salat Jumat.

“Mau makan di tempat atau dibawa pulang, silahkan saja. Tidak menentu juga tutupnya, kalau sudah habis langsung tutup. Tapi biasanya, sebelum sampai pukul 11.00 WIB itu sudah habis, meskipun nasi dan lauk-pauk yang kami bawa itu banyak,” kata AKP. Habi.

Usai berjualan di warung dan menunaikan Salat Jumat, AKP. Habi kembali ke Mapolsek Pakuniran. Warung nasi murah itu, akan dibuka hingga pandemi corona berakhir. “Selama masih pandemi, kami akan terus berjualan nasi murah,” tandas perwira pertama itu. (cho/saw)