Wartawan dan Tagana Bagikan Ribuan Masker

1035

Dringu (wartabromo.com) – Wartawan bersama Tagana Kabupaten Probolinggo membagikan 1.500 masker kepada warga pada Sabtu, 24 Oktober 2020. Kegiatan ini juga dibarengi dengan mengedukasi masyarakat untuk tertib memakai masker saat beraktivitas.

Pembagian masker secara gratis itu, dilaksanakan di Jalan Deandles Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, seusai pelantikan pengurus PWI Persiapan Probolinggo di Aula Lila Catering Dringu.

Sasarannya adalah pengguna jalan, baik pengendara roda empat dan roda dua, diberi masker baru. Mereka juga diingatkan agar terus memakai masker saat beraktivitas.
Tak hanya di jalan raya, masker juga diberikan kepada warga yang berada di rumah. Termasuk kepada anak-anak yang tengah bermain gim.

“Terima kasih sudah diberi masker, Om. Nanti kita pakai,” kata Bobby ketika diberi masker saat asyik bermain.

Koordinator Tagana Kabupaten Probolinggo, Cholifah menyebut ada sekitar 1.500 masker kain disebar dalam kegiatan yang berkolaborasi dengan PWI Persiapan Probolinggo itu.

Masker gratis itu, diharapkan mampu menguggah masyarakat untuk terus memakai masker, sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona. Di mana pandemi global ini, belum diperkirakan kapan berakhirnya.

“Hari ini, kami menggandeng rekan wartawan Probolinggo untuk membagikan masker kepada pengguna jalan dan pemukiman. Nanti, ke depannya kami akan juga menggandeng komunitas lainnya. Termasuk juga masuk ke pesantren-pesantren,” ujar perempuan asal Pakuniran itu.

“Gerakan ini (pembagian masker), merupakan langkah awal dari rekan-rekan wartawan yang tergabung dalam PWI Probolinggo. Karena bagaimanapun wartawan yang sehari-hari bersinggungan dengan semua profesi sangat rentan terpapar Covid-19. Karenanya, kami berkewajiban mengedukasi masyarakat untuk selalu patuh protokol kesehatan,” sebut A. Suyuti selaku Ketua PWI Persiapan Probolinggo.

Sementara itu, Ketua PWI Jatim, Ainun Rohim berpesan agar wartawan yang bernaung di PWI Perwakilan Probolinggo tidak melupakan fungsi dan tanggungjawabnya sebagai agen of change. Salah satunya, yakni ikut mencerdaskan masyarakat.

“Juga harus benar-benar memberikan kawalan informasi dengan mengkonfirmasi atau mengklarifikasi sumber informasi itu ke pihak yang berwenang. Sehingga diketahui, informasi itu hoaks apa tidak,” ucapnya seusai melantik pengurus PWI Perwakilan Probolinggo. (saw/ono)