Ini Kata Paslon untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Kota Pasuruan

871
Dua pasangan calon menyapa pendukungnya seusai debat, Jumat (30/10/2020).

 

Pasuruan (WartaBromo.com)  Kesejahteraan menjadi topik debat perdana calon wali kota dan wakil wali kota Pasuruan, yang dihelat Jumat (30/10/2020) malam.

Dalam acara yang ditayangkan live itu, kedua pasangan calon, Saifullah Yusuf-Adi Wibowo (GIAT) dan Raharto Teno Prasetyo-M. Hasjim Asjari (TEGAS) menyampaikan gagasannya perihal program peningkatan kesejahteraan ke depan.

 

Saifullah Yusuf atau Gus Ipul selaku Calon Wali Kota nomor urut 01 mengatakan, komitmen utama dirinya adalah meningkatkan anggaran pendidikan.

“Terus terang dari data yang saya terima dari Kementerian Dalam Negeri itu ada sekitar 9 persen. Ada penurunan dibanding tahun 2016 yang 11 persen,” kata Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, anggaran itu harus ditingkatkan hingga mencapai 20 persen. Barulah setelah itu secara bertahap akan dipilih guru-guru, khususnya guru swasta dan guru honorer, yang berkinerja baik untuk diberikan insentif.

Selain itu, Gus Ipul juga berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidik, yakni dengan pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah kota maupun pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Sementara itu, Calon Wali Kota nomor urut 02 Raharto Teno Prasetyo membeberkan, bahwa pada masa pemerintahannya ia telah menaikkan gaji guru ngaji secara signifikan sebesar 100% dan guru honorer hampir 300 persen. “Dari yang pertama Rp 250 ribu, sekarang sudah Rp1 juta,” kata Teno.

Ke depan, Teno bakal menyiapkan sejumlah program-program untuk meningkatkan kesejahteraan guru ngaji dan guru akademis. Menurut Teno, kedua guru ini memiliki peran yang strategis dalam membangun generasi bangsa.

“Karena kami menginginkan bukan hanya pendidikan akademis, tetapi juga pendidikan akhlak. Oleh sebab itu harus balancing pendidikan akademis dan pendidikan akhlak untuk meneruskan generasi bangsa ini,” imbuh Teno. (tof/asd)