Perempuan di Nguling Bunuh Suami, Apa Motifnya?

1856

Pasuruan (WartaBromo.com) – SA, warga Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, tega membunuh suaminya sendiri. Motif yang melatarbelakangi diduga akumulasi dendam sang istri.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman mengatakan, sebelumnya suami yang bernama Eko itu meminta paksa uang di celengan SA sebesar Rp500 ribu, namun SA menahannya.

Ketika SA terlihat menolak, Eko menendang perutnya sampai terjatuh. Selain itu, lanjut Arman, ada beberapa hal lain lagi yang menyebabkan SA tega membunuh dengan cara melukai leher suaminya.

Beberapa di antaranya, SA pernah dilaporkan hingga ditahan di LP Kraksaan, kemudian SA juga sakit hati karena dilarang Eko untuk menengok 2 anaknya yang berada di Malang.

“Jadi ini sebuah akumulasi dendam dan sakit hati dari SA terhadap suaminya,” kata Arman, Senin (02/11/2020).

Menurut Arman, SA melakukan perbuatannya seorang diri tanpa bantuan dari siapapun. Ia melukai leher suaminya pada Kamis (29/10/2020) subuh.

Ketika peristiwa baru saja terjadi, Eko diduga melakukan aksi bunuh diri, sebab saat itu SA memberi keterangan kepada polisi, jika suaminya bunuh diri karena depresi.

Akan tetapi, menurut Arman, polisi menemukan beberapa kejanggalan salah satunya kondisi luka pada leher korban, sehingga polisi terus melakukan pendalaman.

“Akhirnya dikonfrontir. Mengumpulkan keterangan-keterangan. Sehingga saudari SA, yakni istri Eko mengakui, bahwa dirinyalah yang menggorok suaminya sendiri,” imbuh Arman. (tof/ono)