Tiga Hari Dikepung Banjir, Bantuan Tak Kunjung Datang

1177
Beberapa bocah di Kedungringin, Kecamatan Beji bermain air saat banjir melanda wilayah setempat. Foto diambil Senin (2/11/2020). Foto: Romadoni.

 

Beji (WartaBromo.com) – Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan menjadi lokasi terparah banjir kali ini.

Hingga Senin (2/11/2020), ketinggian air di sejumlah titik mencapai 1 meter lebih. Warga pun berharap bantuan segera datang karena mereka tak lagi bisa beraktivitas.

 

Suci Hartini (40) warga Dusun Kedungringin Selatan mengatakan, sejak banjir melanda Sabtu (31/10/2020) malam, belum ada bantuan yang tiba.

Praktis, untuk sementara mereka hanya mengandalkan uluran tangan kerabat yang tidak terdampak.

 

“Dari kemarin belum ada bantuan sama sekali. Minimal air bersih dan makanan,” ujar Suci saat diwawancarai WartaBromo., Senin (2/11/2020).

Banjir kemarin warga juga tak bisa memasak, karena belum adanya bantuan yang datang. Kemudian, hujan turun sekitar pukul 20.00 wib malam dan banjir kembali merendam.

“Yang kemarin belum surut, malah sekarang banjir lagi,” katanya.

Hal serupa juga dikatakan Rahayu (43). Banjir disini memang susah surutnya. Ketinggian air masih mencapai 30 hingga 60 cm.

Warga hanya bisa menunggu bantuan dari pemerintah, dan hanya mendapat bantuan dari saudaranya yang tidak terdampak banjir.

“Dapat dari saudara, nasi, mie instan, yah itu aja,” ungkap Rahayu.

Diketahui, beberapa Dusun yang terdampak banjir di Desa Kedungringin hampir merata, yakni, Dusun Kedungringin Selatan, Dusun Kedungringin Tengah.

Kemudian, Dusun Kedungringin Utara, Dusun Ngayunan, Dusun Gresikan, Dusun Ngampel, Dusun Balungrejo, Dusun Bahrowo dan Guyangan. (don/asd)