PT. Cheil Jedang Indonesia Dinobatkan sebagai Ekportir Berprestasi

2660
APRESIASI: Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat memberikan piagam penghargaan kepada PT CJI yang diterima Mr. Lee Ki Cheon.

Pasuruan (Wartabromo.com)- Kebahagiaan PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) bertambah. Selain pabriknya dikunjungi Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kabar gembira kembali datang. PT CJI dinobatkan sebagai perusahaan ekportir berprestasi pada tahun 2020.

Penghargaan ini diberikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pemberian penghargaan ini diterima Direktur Administrasi, Mr. Lee Ki Cheon didampingi Imam Nachrowi bertempat di Grahadi Surabaya saat upacara peingatan Hari Jadi.

EKPORTIR BERPRESTASI: Piagam Penghargaan dari Gubernur Jatim untuk PT Cheil Jedang Indonesia.

Perayaan upacara Hari Jadi ke-75 Provinsi Jawa Timur diperingati pada 12 Oktober 2020. Saat itu, Pemerintah Jawa Timur memberikan penghargaan kepada masyarakat maupun dunia usaha yang dianggap berkontribusi maksimal terhadap pembangunan di Jawa Timur.

Selain PT CJI, ada tiga perusahaan besar lainnya. Yakni PT Wilmar Nabati Gresik, PT Smelting Gresik dan Exxon Mobil Cepu.
“Penghargaan ini menjadi bukti pengakuan pemerintah atas kontribusi PT CJI. Sekaligus menjadi cambuk untuk lebih berprestasi lagi di masa mendatang,” ujar Mr Lee Ki Cheon didampingi Imam Nachrowi.

SEBAGAI CAMBUK: Penghargaan yang diterima PT CJI dari Gubernur Jatim harus menjadi cambuk semangat bagi para karyawan dan managemen PT CJI.

Sebagaimana diketahui, perusahaan CJI telah meluncurkan eksport perdana produk  Thryptophan Granule pada Selasa (3/11). Peluncuran dilakukan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, sekira pukul 13.30. Peluncuran dilakukan secara simbolis dengan memecah kendi dilakukan bersama Direktur CJI Shin Hae Sung dan Executive Vice President CJI Plant Pasuruan, Yoon Tae Sang dan pejabat lainnya.

Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) asal Korsel ini mampu melakukan ekspor Tryptophan Granule senilai USD 1,5 juta atau setara dengan Rp 23 Miliar.

Tercatat ada 8 negara tujuan ekspor pabrik asal Rejoso-Pasuruan ini. Tersebar di eropa dan asia. Di antaranya, negara Hongaria, Belgia, Jerman, Belanda, Polandia, United Kingdom, India, dan Vietnam.

CJ di Indonesia telah mengawali bisnisnya sejak 1988. Kini memiliki enam jaringan bisnis. Yaitu biopteknologi, feed, dan livestock, food, logistic, bakery, dan bioskop. Total investasi CJ di Indonesia mencapai USD 1,3 Miliar. Total karyawan mencapai 15.000 orang yang tergabung dengan seluruh grup bisnisnya.

CJ sebagai perusahaan PMA telah memberikan kontribusi yang tinggi bagi perekonomian Indonesia. Karena 90% produknya berorientasi ekspor. Sehingga, berhasil menambah devisa negara sebanyak USD 400 juta pada 2019 berdasarkan produk yang telah berhasil dieksport. (day/*)