Pegawai Bank Syariah Tertipu Uang Palsu

2260

Krucil (wartabromo.com) – Dua karyawan bank syariah di Kabupaten Probolinggo tertipu uang palsu. Uang itu didapat dari nasabah saat menagih uang angsuran kredit.

Kedua petugas itu adalah DK (27) warga Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces dan UA (27) warga Desa Krobungan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Apa yang dialami pegawai bank ini bermula ketika mereka menagih uang angsuran di wilayah Kecamatan Krucil pada awal pekan ini.

“Uang itu kami dapat dari nasabah usai melakukan penagihan,” sebut UA via sambungan seluler pada Jumat, 20 November 2020.
Selama 3 hari berturut-turut, mereka mendapati uang palsu pecahan 50 ribuan sebanyak 2 lembar dan Rp20 ribu sebanyak 1 lembar.

Pertama pada Senin, didapati Rp50 ribu, lalu pada Selasa diperoleh Rp20 ribu. Terakhir pada Rabu didapati Rp50 ribu.
“Mulai dari hari Senin sampai Rabu itu kami berdua mengambil angsuran di dua desa, pertama di Desa Tambelang dan di Desa Kertosuko. Untungnya hanya 3 lembar saja yang palsu,” ujarnya.

Uang senilai Rp120 ribu itu, diketahui palsu saat keduanya hendak menyetorkan uang dari nasabah ke bank. Setelah dicek melalui mesin, ternyata ada yang terdeteksi palsu. Mereka pun merogoh kocek pribadi untuk menutupi kekurangan itu.

“Kebetulan uang yang hendak kami setor itu dikumpulkan, jadi kami tidak tahu uang tersebut punya nasabah yang mana. Karena dalam waktu 3 hari, kami mengambil angsuran di dua desa itu,” katanya.

Meski tertipu dengan uang palsu, kedua wanita tersebut tidak berencana melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. “Saya tidak melapor ke pihak berwajib. Semoga saja tidak terjadi lagi,” harap perempuan dengan 1 anak itu. (cho/saw)