Pemotor Korban Truk Mundur Ternyata Bapak-Anak

3569
Proses evakuasi truk boks yang berjalan mundur dan menimpa pengendara motor di Sumbergedang, Pandaan, Jumat (20/11/2020). Foto: Miftahul Ulum.

Pandaan (WartaBromo.com) – Korban kecelakaan Jumat sore (20/11/2020), di Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan ternyata merupakan pasangan bapak-anak.

Baca: Gagal Menanjak, Truk Jalan Mundur Timpa Pemotor

Sang bapak diketahui bernama Ghozali (45). Sedangkan putranya, Muhammad Baktiar Akbar, 11. Keduanya tinggal di Lingkungan Krajan, RT. 03, RW. 01, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen.

Saat kejadian, keduanya mengendarai motor matik warna putih bernopol N 5027 WK, tepat di belakang truk boks warna merah yang dikemudikan Pambudi Setiawan (24).

Saat melintas di Jalan Raya Trawas-Kasri, tepatnya Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, truk bernopol B 9962 SCA itu gagal melalui tanjakan.

Truk pun akhirnya berjalan mundur dan menimpa Ghozali yang kala itu membonceng putranya.

 

 

 

Motor Ghozali tergencet di tembok jembatan yang sekaligus menghentikan laju truk. Ia mengalami luka pada bagian paha dan siku kiri robek, dan kaki kiri lecet. Ia pun dilarikan ke RS. Mitra Sehat Medika Pandaan untuk mendapat perawatan medis.

Sementara itu, sang anak, Baktiar, terlempar hingga terjatuh ke dalam sungai dengan kedalaman sekitar 5 meter. Bachtiar meninggal di tempat, dengan luka serius di bagian kepalanya. Saat itu juga, jenazah Baktiar dibawa ke RS Bayangkara Pusdik Brimob Watukosek.

Iptu Marti yang saat itu datang di TKP, masih mendalami penyebab mundurnya truk tersebut. Pihaknya menduga ada kesalahan teknis saat sopir menggoper gigi perseneleng.

“Apakah telat mengoper gigi perseneleng, atau seharusnya masuk gigi 1 tapi masih gigi 3 atau 2, yang pasti truk tersebut akhirnya mundur dan menabrak sepeda di belakangnya,” ungkapnya kepada WartaBromo usai olah TKP.

Dalam kecelakaan kali ini, 1 korban jiwa, yakni Baktiar. Sedangkan korban luka dialami oleh Ghozali, pengendara motor, dan Fatkur Rozi, kenek truk mengalami luka memar di bagian pinggang kiri.

Untuk kerugian materiil, ditaksir mencapai belasan juta rupiah, meliputi, kerusakan pada bagian belakang boks truk Rp. 50 ribu, motor beat yang rusak tergencet senilai Rp. 9 juta, dan tembok jembatan ambrol senilai Rp. 4 juta. (oel/asd)