Mengenang Cucu Pendiri Ansor Zainab Zakky : Perempuan Berdarah NU

1389

Langit duka menyelimuti suasana hari Selasa (1/12/2020) pagi ini. Sebuah kabar duka datang bersliweran di media sosial dan grup aplikasi perpesanan WhatsApp. Istri mantan Wabup Pasuruan yang juga politisi Partai Nasdem Zainab Zakky dikabarkan meninggal dunia.

Siapakah dia?

Oleh : Ary Suprayogi 

Bagi sebagian kalangan Nahdliyyin di Kabupaten dan Kota Pasuruan mungkin sudah tak asing lagi. Ya, almarhumah merupakan cucu pendiri GP Ansor KH. Abdullah Ubaid.

Zainab Zakky lahir dari pasangan almarfullah KH. Zakky Ubaid dan Ny. Maimunah pada tanggal 26 Agustus 1960.

Sejak kecil, Ning Zainab dikenal sangat aktif berorganisasi terutama di organisasi badan otonom NU. Ia aktif di organisasi kader paling bawah NU yakni Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Zainab memulai karir organisasi sebagai wakil Ketua IPPNU pada tahun 1979 hingga dipercaya sebagai Ketua IPPNU pada tahun setelahnya.

Meski dirinya dikenal sebagai putri seorang ulama. Zainab tak pernah gumedhe untuk srawung (berkumpul) dengan masyarakat. Kedua orang tuanya sangat mendukung dirinya untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat luas.

“Ayah, aktivis NU Pasuruan kala itu. Ayah memang berpesan kepada anak-anaknya untuk juga aktif mengurusi NU. Sehingga, saya sejak masih muda sudah aktif di IPPNU Pasuruan,” ujarnya kala diwawancarai oleh jurnalis salah satu media online NU.

Disinilah, ia kemudian berkenalan dengan sosok pemuda bernama Muzammil Syafi’i yang kala itu juga aktif di organisasi IPNU dan kemudian menjadi suaminya.

Kecintaannya terhadap NU terus berlanjut. Meski sudah bersuami, Zainab Zakky tetap berkhidmat kepada jam’iya Nahdlatul ulama.

Ia aktif diorganisasi Muslimat NU dikala suaminya menjabat sebagai Wakil Bupati Pasuruan 2003 – 2008. Ia bahkan diberi amanah sebagai Ketua Muslimat NU Kabupaten Pasuruan dan juga aktif di kepengurusan PW Muslimat Jawa Timur.

Kecintaannya terhadap organisasi sangat luar biasa. Beberapa minggu sebelum kepergiannya, Zainab sempat meng-upload foto Kartu Tanda Anggota Muslimat miliknya. Ia ingin memastikan bahwa kecintaannya terhadap organisasi Nahdlatul Ulama sangatlah besar.

Saktemene mbah buyut ku orang NU
Bapak ibuku orang NU.
Aku lahir langsung NU.
Aku masih aktif di Muslimat NU.
Masihkah kau ragukan ke NUan ku????

Tulis Zainab Zakky dalam sebuah postingannya di akun FB pribadinya pada tanggal 12 November 2020 lalu.

Tak hanya itu, seolah ingin memberikan sebuah pesan tentang keberadaan organisasi NU kepada masyarakat luas. Zainab Zakky melalui akun pribadi FB nya juga sempat memposting ceramah KH. Mustofa Bisri tentang organisasi NU pada tanggal 16 November 2020 lalu.

Tak baleni mnenh.
Tak kirimi meneh ben sampean paham sak ati sampean

Tulisnya sambil menyempatkan cuplikan video ceramah KH. Mustofa Bisri.

Bagi penulis, sosok almarhum Zainab Zakky selain sebagai kader perempuan NU tulen juga dikenal sangat santun dan ramah. Ia juga sangat melek teknologi kekinian. Sebagai seorang aktivis ia kerap membagikan berbagai macam kegiatan sosialnya dan kebersamaannya bersama suami, anak dan cucunya di linimasa akun pribadinya.

Selamat jalan Bu Zainab!