Kantong Suara Teno di Empat Kelurahan Ini Beralih ke Gus Ipul

1600
Cawali Raharto Teno Prasetyo saat menggelar jumpa pers menyikapi hasil hitung sementara sejumlah pihak yang mengunggulkan paslon Gus Ipul-Mas Adi. Foto: Miftahul Ulum.

Pasuruan (WartaBromo) – Input data hasil pilwali Kota Pasuruan 2020 akhirnya tuntas dilakukan WartaBromo. Berdasar data yang ada, paslon nomor urut 1 Saifullah Yusuf-Adi Wibowo mengungguli paslon nomor 2, Raharto Teno Prasetyo dengan perbandingan 68-32 persen.

Dari rekapitulasi suara TPS (tempat pemungutan suara) yang masuk, paslon Gus Ipul unggul di 306 TPS dari 34 kelurahan yang ada di Kota Pasuruan. Sementara paslon Teno-Hasjim menang di 51 TPS.

Dari ratusan TPS itu, suara yang dikumpulkan Gus Ipul mencapai 73. 577 suara. Sementara paslon Teno, meraih 34. 903 suara. Dengan begitu, total suara sah dari kedua paslon mencapai 108. 408 suara.

Dari sisi sebaran, Gus Ipul – Mas Adi yang diusung koalisi PKB, Golkar, PPP, PKS dan PAN unggul di 33 kelurahan. Itu artinya, dari 34 kelurahan yang ada di kota, paslon Teno- Hasjim hanya memenangi satu kelurahan. Satu-satunya kelurahan dimaksud adalah Kelurahan Tambakan, Kecamatan Panggungrejo.

Simak sebaran suara paslon di tingkat kelurahan di peta di bawah ini:

Gagal mengembangkan perolehan suara dan hanya memenangi satu kelurahan sejatinya cukup mengejutkan. Pasalnya, merujuk hasil perolehan suara partai pengusung Teno, setidaknya ada lima kelurahan hasil pemilu 2019 lalu, keunggulannya dimiliki paslon yang diusung PDIP, Gerindra, NasDem dan Hanura ini.

Selain Tambakan, empat kelurahan lainnya adalah Kelurahan Wirogunan, Kelurahan Pohjentrek, Kelurahan Bangilan dan Kelurahan  Kandangsapi. Nah, hasil rekapitulasi suara yang dilakukan tim WartaBromo, empat kantong suara Teno beralih ke Gus Ipul.

Di Kelurahan Wirogunan misalnya. Paslon 01 meraih 1. 454 suara. Sedangkan paslon 02, mendapat 904 suara. Padahal, berdasar suara yang diperoleh pemilu lalu, suara dukungan untuk Teno mencapai 1. 262. Sementara untuk paslon 1, sebanyak 1. 145.

Begitu juga dengan di Kelurahan Pohjentrek. Dari hasil pemilu lalu, suara parpol pendukung Teno sebesar 3.072, sementara parpol pendukung Gus Ipul, 2. 528. Namun, dari hasil perhitungan seluruh TPS setempat, paslon 01 meraih 3. 314 suara. Sementara paslon dua, mendapat 1. 765.

Sama halnya di Pohjentrek, di Kelurahan Bangilan pun sama. Sebelumnya, modal suara paslon 1 dari hasil pemilu 2019 lalu sebanyak 656 berbanding 419 milik paslon 2. Akan tetapi, pada pilwali kali ini, suara paslon 1 satu berbalik turun. Mendapat 272 suara. Sedangkan paslon 2 meraih 653 suara.

Kenyataan yang sama juga terjadi di Kelurahan Kandangsapi. Di Kelurahan ini, paslon 01 kalah tipis, 465 untuk paslon 2 dibanding 475 untuk paslon 1. Padahal, hasil pemilu lalu, suara dukungan paslon 1 mencapai 520 berbanding 458 untuk paslon 2.

“Artinya, ada empat kelurahan yang berdasar perolehan pemilu 2019 milik Teno, pada pilwali kali ini beralih ke Gus Ipul,” kata Direktur Konten WartaBromo, Asad Asnawi, penanggung jawab liputan Pilwali 2020 ini.

Peta kantong suara paslon berdasar pemilu 2019 lalu:

Di tingkat kecamatan, Kecamatan Bugul Kidul tercatat sebagai kecamatan dengan kontribusi suara paling tinggi untuk Gus Ipul. Dari kecamatan ini, Gus Ipul mendulang 23.052 suara. Sedangkan Teno, meraih 9.327 suara.

Di urutan kedua adalah Kecamatan Panggungrejo dengan raihan 22. 245 untuk paslon 1 dan 14. 892 untuk paslon 2. Sedangkan Kecamatan Gadingrejo dan Purworejo, paslon 1 meraup 16. 180 dan 12. 100 suara. Sedangkan paslon 2, mendapat 5. 737 dan 4. 947 suara. (tof/asd)