Untuk Bangkit, Pelaku Ekonomi Kreatif Harus Taat Protokol dan Beradaptasi

793
UMKM batik di Kota Probolinggo. Pemkot setempat mendorong para pelaku UMKM memaksimalkan teknologi digital di saat pandemi seperti sekarang ini. Foto: Sundari.

Jakarta (wartabromo.com) – Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi salah satu sektor yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Kendati begitu, Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya membuat industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bisa bertahan melewati pandemi, baik dari kampanye, pelatihan, membuka akses antara pelaku ekonomi kreatif dengan Over-The-Top (OTT), hingga memberikan stimulus ekonomi seperti Bantuan Hibah Pariwisata dan Bantuan Insentif Pemerintah yang telah diluncurkan tahun ini.

Prabu Revolusi, Juru Bicara Kemenparekraf dalam Dialog Produktif bertema ‘Industri Kreatif Melawan Hantaman Pandemi’ mengatakan, perhatian Kemenparekraf saat ini adalah memastikan semua pelaku industri memahami protokol kesehatan.