Sebelum Positif Covid-19, Khofifah Kunjungi Pelabuhan Tanjung Tembaga

2668

 

Mayangan (wartabromo.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumumkan dirinya terkonfirmasi covid-19. Sebelumnya, ia sempat mengunjungi Pelabuhan Tanjung Tembaga di Kota Probolinggo pada Kamis, 31 Desember 2020.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan saat ini tengah menjalani isolasi mandiri.

Dari penjelasan yang disampaikan di akun Instagram miliknya, Khofifah tak mengalami gejala covid. Orang nomor satu di Jawa Timur ini sepertinya ingin menunjukkan dalam kondisi stabil, walau dalam pengawasan ketat tim medis.

“Berdasarkan hasil swab regular mingguan, saya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Tidak ada gejala yang saya rasakan,” jelasnya melalui akun Instagram officialnya, Sabtu (2/1/2021).

Diketahui pada Kamis, 31 Desember 2020, Khofifah melakukan kunjungan resmi ke Pelabuhan Tanjung Tembaga Baru Probolinggo.

Wali Kota Probolinggo berikut hampir seluruh pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo mendampingi gubernur waktu itu.

Meski demikian, sampai sejauh ini belum ada penjelasan dari pemkot, apa langkah maupun antisipasi yang telah dilakukan, menyusul status positif covid-19 sang gubernur.

Sekadar informasi, Khofifah dalam kunjungannya mengungkapkan, pelabuhan ini memiliki peluangntuk bisa dikembangkan sebagai pelabuhan andalan. “Tidak hanya Jawa Timur tetapi di Indonesia,” kata Khofifah di Pelabuhan Tanjung Tembaga Baru.

Aktivitas bongkar muat pelabuhan ini sedianya sudah mengalami peningkatan cukup signifikan. Tahun 2019 lalu, tonasenya mencapai 1,1 juta ton.

Ia pun menginginkan ada kenaikan aktivitas bongkar muat pada pelabuhan ini.

“Tahun 2020, di tengah pandemi covid saja sudah mencapai 1,6 juta ton. Jadi ada kenaikan sekitar 52 persen. Diharapkan, pada tahun 2021 ini, ada kenaikan minimal 79 persen,” jelas mantan Menteri Sosial ini.

Gubernur memastikan, seluruh proses bisa disiapkan segala sesuatunya dengan well prepared. Termasuk kemungkinan pengembangan secara lebih strategis, karena ini juga masuk dalam Perpres 80 tahun 2019.

Didampingi Wali Kota Probolinggo, Hadi Zaenal Abidin, Gubernur Khofifah mengunjungi lokasi bongkar muat di pelabuhan dermaga tanjung tembaga baru probolinggo. Pelabuhan ini dikelola oleh PT. Delta Artha Bahari Nusantara (DABN). Anak perusahaan PT. Petrogas Jatim Utama, yang merupakan salah satu BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pelabuhan Tanjung Tembaga, dianggap sebagai area yang sangat strategis. Dengan kedalaman yang memungkinkan bisa disandari kapal-kapal yang cukup besar.

Kadishub Provinsi Jawa Timur, Nyono menambahkan, pelabuhan yang dikelola oleh PT. DABN yang ada sekarang ini adalah dermaga-1 dengan kedalaman 5-6 meter, panjang 93 meter, dan lebar 31 meter.

Kemudian dermaga-2 dengan kedalaman 11-12 meter, panjang 306 meter, lebar 41 meter, dengan kekuatan maksimal 35.000 dwt.

“Untuk pengembangan nanti, ke depan itu ada jembatan sepanjang 1,5 km. Dengan rencana bangunan dermaga sepanjang 2 km, lebar 81 meter, dengan kedalaman minimal 16 meter,” sambung Nyono.

Nyono juga menjelaskan, selama pandemi progres Pelabuhan Tanjung Tembaga Baru Probolinggo, Jawa Timur, di bawah pengelolaan PT. DABN, sangat bagus. Kebanyakan untuk angkutan cargo, di mana angkutan laut tidak terpengaruh oleh pandemi covid-19.

(lai/saw/ono)