Tergerus Air, Warga Sekitar Kali Gembong Terancam

582
Sri menunjukkan rumahnya yang terancam arus Kali Gembong. Foto: Amal Taufik.

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Warga yang tinggal di sekitaran Sungai Gembong, Kota Pasuruan, mengeluhkan tanah di belakang rumahnya yang kerap longsor setiap sungai meluap.

Sri (68) warga Jalan Darmoyudo, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, yang tinggal di pinggiran Sungai Gembong merasa khawatir lantaran tanah di belakang rumahnya makin lama makin tergerus.

“Dulu panjang sekitar 4-5 meteran. Tiap tahun tambah ambles karena banjir,” katanya kepada WartaBromo, Minggu (10/01/2021).

Ia kemudian menunjukkan tanah di belakang rumahnya yang kini hanya tersisa tak lebih dari satu meter akibat terus menerus digerus banjir. Ia khawatir makin lama tanah tersebut makin habis hingga menyebabkan rumahnya rentan roboh ketika terjadi banjir.

“Kemarin pas banjir, longsor lagi,” ujarnya sambil menunjukkan bekas longsoran.

Tak jauh dari rumahnya memang sudah dibangung plengsengan atau tanggul penahan air. Namun tanggul tersebut tidak dibangun sampai di belakang rumahnya. Menurut Sri, ada 5 rumah sederet yang situasinya sama seperti dengannya.

Sri melanjutkan, pada 2003, ketika terjadi longsor pertama, ia dan sejumlah warga pernah berkirim surat ke pemerintah agar kondisi di lingkungannya diperhatikan. Namun sampai saat ini masih belum ada tindak lanjut.

“Harapannya agar segera mendapat perhatian. Masa ya nunggu rumahnya harus roboh kena banjir dulu,” pungkasnya. (tof/asd)