Jemput Paksa Pasien Meninggal, Warga Kalibuntu Serbu RSUD Waluyo Jati

795

 

Kraksaan (wartabromo.com) – Warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo menerobos RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Mereka menjemput paksa pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Ratusan warga kampung nelayan itu, berusaha menjemput Rodiyah (47), seorang pasien yang dirawat sejak Selasa (12/1/2021) dan meninggal dunia Sabtu, 16 Januari 2021.

Mereka nekat masuk meski rumah sakit dijaga ketat oleh petugas. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu petang.

Banyak warga nekat masuk ke Ruang Isolasi Khusus (RIK) Gedung Hasan Aminuddin RSUD Waluyo Jati, yang merupakan tempat dirawatnya pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Menggunakan pikap, mereka lantas membawa jenazah almarhumah ke rumah duka.

“Petugas tidak bisa mencegah warga, meski saat itu ada tiga satpam, tiga anggota Polsek Kraksaan, dan satu petugas Koramil yang berjaga,” tutur Sugianto, Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan pada Minggu, 17 Januari 2021.

Serbuan massa itu, membuat sejumlah fasilitas rumah sakit rusak. Pintu, meja, hingga kaca pintu pecah.

“Kami tidak ada maksud lain, karena kami punya protap (prosedur tetap). Jelas kami harus mengikut sesuai protap itu. Jenazah dibawa dari ruang RIK lantai dua sebelum ada pemusalaraan dari rumah sakit,” ucapnya terkait penanganan pasien Covid-19.

Jemput paksa bukanlah yang pertama kali terjadi di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Kejadian serupa pernah terjadi pada Rabu (2/9/2020) silam. Waktu itu, emosi warga masih dapat diredam oleh tokoh masyarakat setempat. (saw/ono)