Hati-Hati! Inilah 3 Godaan yang Kerap Dihadapi Pasangan Menjelang Pernikahan

4212
Ilustrasi pengantin. Foto: Pixabay.

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Ketika memasuki hari pernikahan, berbagai pihak kerap memberikan wejangan kepada calon mempelai. Salah satunya berupa godaan yang kerap datang menjelang pernikahan.

Bahkan, sekalipun berbagai persiapan pernikahan nyaris 100% selesai, masih ada saja godaan yang akan membuat salah satu pihak ragu. Bahkan, tidak sedikit pula yang memilih untuk membatalkan rencana pernikahannya.

Hal ini tentu saja menjadi kekhawatiran sendiri bagi yang hendak menikah. Berbagai referensi seputar godaan yang sering muncul menjelang pernikahan pun banyak dicari.

Dinukil dari merdeka.com, adapun 3 cobaan yang kerap kali menggoda salah satu calon pengantin adalah sebagai berikut:

1. Mendapatkan Janji Masa Depan yang Jauh Lebih Baik dari Orang Lain, Termasuk Mantan

Godaan yang pertama ini kerap kali dialami oleh para wanita. Tanpa disangka-sangka, ada orang lain yang tiba-tiba menawarkan masa depan yang jauh lebih baik. Bahkan, tak jarang juga para mantan yang dahulu menjauh tiba-tiba mendekat.

Hal ini terjadi karena umumnya calon pengantin yang hendak menikah cenderung memancarkan aura bahagia. Oleh karena itu, wajahnya akan terlihat lebih cantik dan mempesona.

Oleh karena itu, para wanita yang hendak menikah harus benar-benar teguh pendirian. Jangan mudah tergoda oleh laki-laki lain saat menjelang pernikahan. Untuk itu, sebaiknya hindari komunikasi dengan lawan jenis jika tidak penting.

2. Ragu Terhadap Pasangan

Meskipun persiapan untuk menggelar acara pernikahan sudah hampir sempurna, tak sedikit calon pengantin yang ragu terhadap pasangan. Hal ini sangat umum dirasakan, sebab rasa takut akan kehidupan pasca menikah nantinya.

Beberapa keraguan tersebut umumnya berbentuk pertanyaan yang menghantui diri sendiri. Misalnya, apakah pernikahan ini adalah keputusan terbaik? Apakah calon pasanganku adalah pilihan hati? dan masih banyak lagi.

3. Kondisi Keuangan Tidak Stabil

Menjelang hari pernikahan, kedua mempelai pasti akan menabung bersama. Hal ini dilakukan sebagai upaya berjaga-jaga apabila kelak di hari pernikahan ada kebutuhan tidak terduga.

Naasnya, sering kali muncul godaan berupa keuangan salah satu calon pengantin mendadak tidak stabil. Pada Akhirnya, ada yang merasa bahwa pernikahan tidak bisa dilanjutkan karena keuangan sudah tidak memungkinkan.

Untuk itu, demi menghadapi kejadian ini setiap pasangan harus bisa saling menguatkan. Jangan pernah putus asa untuk memperbaiki keuangan yang ada dan minta kelancaran pada Tuhan. (trj/may)