Ratusan Nakes di Kabupaten Pasuruan Gagal Divaksin Covid-19

948

Pasuruan (WartaBromo.com) – Sebanyak 439 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Pasuruan, gagal divaksin. Mereka yang gagal, punya penyakit penyerta dan pernah terkonfirmasi Covid-19.

“Ada belasan kriteria seseorang tidak bisa atau gagal divaksin. Dan ini juga terjadi pada ratusan tenaga kesehatan di Kabupaten Pasuruan,” ujar Agus Eko Iswahyudi, Kabid P2P Dinkas Kesehatan Kabupaten Pasuruan pada Minggu (07/02/2021).

Penyebabnya karena banyak hal. Ada yang sudah terpapar Covid-19, punya riwayat penyakit seperti jantung, ginjal, autoimun, kanker dan lain sebagainya. Tak hanya itu, nakes yang sedang hamil dan menyusui juga tidak bisa divaksin.

“Meskipun tenaga kesehatan, mereka juga sama dengan kita. Rentan atau beresiko terkena penyakit tertentu apabila kesehatan juga tidak diperhatikan,” jelasnya.

Baca Juga :   PSI Dukung Gus Ipul-Mas Adi, Kampanye di Media Sosial Akan Dioptimalkan

Ada juga nakes yang menunda penyuntikan karena sedang tidak sehat. Setidaknya ada 152 nakes yang memiliki tekanan darah tinggi, stress atau penyakit lainnya.

Baca juga: Ratusan Nakes Probolinggo Dicoret dari Daftar Penerima Vaksin Covid

“Kalau calon penerima memiliki gejala penyakit-penyakit itu, maka mereka tidak bisa divaksin. Harus dipulihkan dulu kondisinya, untuk yang bisa dipulihkan,” ungkapnya.

Agus memaparkan, calon nakes yang menerima vaksin ini, tidak diperkenankan untuk melakukan imunisasi untuk sebulan ke depan. Atau juga tidak menerima imunisasi sebulan ke belakang. Selain itu, mereka juga tidak boleh berpindah wilayah dalam kurun waktu dekat.

Untu diketahui, vaksinasi nakes di Kabupaten Pasuruan telah berjalan. Dosis pertama diberikan pada 28 Januari 2021 pada 3.630 nakes dan 10 pejabat publik. Dilanjutkan pada 11 Februari mendatang untuk penyuntikan tahap kedua.

Baca Juga :   Tahun Baru di Kota Pasuruan, 613 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan

“Kita menargetkan secepatnya bisa selesai untuk vaksinasi tahap awal ini, lalu menunggu tahap berikutnya,” kata dia.

Sementara itu hingga saat ini, kondisi kesehatan nakes pasca vaksinasi tercatat baik. Tidak ada efek samping serius setelah disuntik.

“Tidak ada reaksi yang aneh-aneh. Palingan ya ngantuk aja pas waktu disuntik. Vaksin ini kan aman karena sudah melalui uji klinis dari BPOM dan dinyatakan halal oleh MUI, itu yang membuat kami merasa yakin,” tutupnya. (mil/may)