Mengenal Clubhouse, Aplikasi yang Bisa “Ngobrol” dengan Publik Figur

351
Clubhouse. Foto: Hypebeast.

Jakarta (WartaBromo.com) – Baru-baru ini para artis berbondong-bondong memamerkan snap aplikasi clubhouse. Popularitas aplikasi ini pun mendadak melejit.

Lalu, apa sih aplikasi Clubhouse ini?

Dilansir dari situs resminya, Clubhouse merupakan salah satu sosial media baru yang mengandalkan suara. Dimana orang seluruh dunia bisa berbagi suara secara live atau real time.

Aplikasi ini diluncurikan pada Maret 2020 oleh Paul Davidson dan Rohan Seth. Popularitasnya mendadak melejit setelah dipakai oleh Elon Musk, orang terkaya di dunia.

Alhasil, pada 1 Februari lalu, sudah 2 juta pengguna yang mengunduh aplikasi ini. Meskipun sosial media tersebut hanya bisa digunakan oleh pengguna iOS.

Bagaimana cara kerja Clubhouse?

Disinggung pada penjelasan awal, Clubhouse mengandalkan suara. Nah, pengguna ini bisa mendengarkan obrolan, wawancara atau bahkan diskusi dengan berbagai topik secara live dan eksklusif.

Bolo warmo bakal ditanya mengenai topik yang diminati untuk bisa disarankan bergabung dengan orang-orang yang sefrekuensi. Semakin banyak topik atau orang yang bolo ikuti, maka rekomendasi akan semakin beragam.

Meski mempunyai tampilan sederhana, namun Clubhouse diklaim mampu menampung hingga 5.000 paritisipan lho. Namun demikian, sesi audio live streaming ini tidak bisa digunakan untuk menyimpan atau merekam obrolan. Jadi benar-benar ekslusif dan ditutup otomatis oleh moderatorjika ruang obrolan berakhir.

Sayangnya, tak semua orang bisa mudah bergabung. Selain aplikasi ini hanya tersedia dalam iOS, pengguna harus mendapat undangan dari teman untuk bisa berbagi suara ini. Satu pengguna pun hanya bisa mengundang dua orang lainnya. Setelah itu, penerima undangan barulah bisa membuat akun setelah menerima tautan undangan.

Tapi jangan khawatir, pembuat aplikasi berencana mengembangkan fitur aplikasi ini. Termasuk melebarkan sayap ke pasar android. Tertarik mencoba? (may/ono)