3 Barang Elektronik Jadul yang Tidak Kalah Canggih dari Teknologi Modern

455
Telepon kabel. Ilustrasi pixabay.

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Berbagai perangkat baru nan canggih seolah terus muncul di dunia. Apalagi teknologi komunikasi mengalami kemajuan cukup signifikan setiap tahun.

Hal ini tentu saja membuat perangkat keluaran jaman dahulu (jadul) terabaikan. Padahal, beberapa benda elektronik masih digunakan sampai sekarang untuk berbagai kepentingan.

Dinukil dari liputan6.com, ternyata ada tiga barang elektronik jadul yang tidak kalah canggih dari teknologi modern. Penasaran apa saja? Yuk, simak!

1. Mesin Ketik

Untuk mengabadikan sesuatu dalam bentuk teks, dahulu orang masih mengandalkan pena dan kertas. Namun, sejak kemunculan mesin ketik, berbagai pekerjaan menjadi lebih mudah.

Dahulu mesin ketik banyak dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan bagi mahasiswa, pekerja di instansi maupun perusahaan. Sayangnya, tidak lama kemudian komputer menggeser penggunaan mesin ketik ini.

Meski seiring berjalannya waktu komputer terus berkembang dengan segala kecanggihan, sampai saat ini mesin ketik masih digunakan. Salah satunya digunakan di instansi besar untuk menambahkan nama dan angka pada kertas pajak.

2. Telepon Kabel

Sosok Alexander Gragham Bell tentu tidak asing di telinga, bukan? Tokoh ini merupakan ilmuan pertama yang menemukan telepon kabel pada tahun 1884. Bahkan penemuannya tergolong luar biasa pada abad ke-19 saat itu.

Sekalipun kemunculan telepon seluler (ponsel) sempat menggeser penggunaan telepon kabel, ternyata telepon kabel masih digunakan sampai sekarang.

Bahkan perusahaan maupun instansi masih menggunakan telepon kabel untuk berkomunikasi secara resmi dengan khalayak. Ada juga pertokoan kelas menengah ke atas yang mempertahankan telepon kabel untuk berkomunikasi antar perorangan di dalam ruang kerja berbeda.

3. Personal Digital Assistant (PDA)

Bagi bolo warmo yang lahir di tahun 90 sampai 2000-an pasti tidak asing dengan benda elektronik bernama Personal Digital Assistant (PDA), bukan? Benda elektronik ini menawarkan akses berupa internet, layar sentuh, pengolah kata serta stylus.

Meski kehadiran smartphone menggeser PDA dalam beroperasi, namun sistem dan fitur PDA semakin berkembang hingga saat ini. Beberapa diantaranya fungsionalitas touchscreen, aplikasi pengolah kata dan stylusnya.

Bahkan, di beberapa negara keberadaan benda elektronik tersebut masih terus dijaga dan digunakan. Bagaimana? menarik, bukan? (trj/may)