Baru Sehari Kerja, Buruh asal Purwodadi Ini Ditemukan Tewas di Rembang

5750
Petugas mengevakuasi jasad korban dari lokasi pabrik. Foto: Miftahul Ulum.

 

Rembang (WartaBromo.com) – Seorang buruh pabrik pupuk ditemukan tewas, Senin (22/2/2021) siang. Ia ditemukan tak bernyawa setelah berpamitan mengaku lelah.

Diketahui, korban bernama Samsul Hadi. Pria berumur 48 tahun ini berasal dari Desa Parelegi, Kecamatan Purwosari.

Ia bekerja di pabrik pupuk organik PT Angputra Global Organik. Samsul ditemukan di musala pabrik yang beralamat di Desa Mojoparon, Kecamatan Rembang.

“Kami mendapat laporan pukul 13.30 Wib. Seorang buruh pabrik yang baru hari ini bekerja ditemukan meninggal. Korban bernama Samsul Hadi, warga Parelegi, Purwodadi. Jenazah kita evakuasi ke RSUD Bangil,” jelas Kapolsek Rembang Polres Pasuruan, AKP Sariyanto.

Sariyanto mengungkapkan, dari informasi dari HRD perusahaan dan para saksi, korban bersama 5 orang rekannya baru hari pertama bekerja sebagai buruh angkut di pabrik pupuk tersebut.

“Dari keterangan HRD perusahaan, hari ini adalah hari pertamanya bekerja,” imbuhnya.

Sekitar pukul 11.00, bersama dua rekannya, ia mengaku lelah dan tidak kuat melanjutkan pekerjaan. Ketiganya bermaksud untuk pulang. Sementara 3 rekannya yang lain lanjut bekerja.

Dua buruh bersama Samsul istirahat di musala. Setelah ganti baju, kedua rekannya pulang. Sementara Samsul tiduran di pos satpam yang juga digunakan untuk sholat.

Sekitar pukul 13.30, 3 kawan lain yang sebelumnya lanjut bekerja, turun ke mushola untuk beristirahat.

“Saat tiga temannya ke mushola, mengetahui korban masih tidur, dibangunkan oleh mereka. Tapi tidak bangun-bangun, diketahui korban telah meninggal. Orang yang pertama kali menegetahui korban tewas adalah saudaranya, yang juga kerja di pabrik pupuk itu,” ungkapnya.

Terkait penyebab tewasnya Samsul, Sariyanto masih belum bisa memberikan keterangan.

“Penyebab meninggalnya korban masih diperiksa oleh tim medis, ini kami bawa ke RSUD Bangil. Apakah korban punya penyakit bawaan, atau apa, masih menunggu tim medis,” tandasnya. (oel/asd)